BOGOR, POJOKSATU.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk membangun Wisma Istimewa bagi atlet penyandang disabilitas. Pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027, menyusul rampungnya tahap perencanaan dan Detail Engineering Design (DED).
Komitmen itu disampaikan Rudy saat melepas kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor yang akan berlaga di Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 14-18 Oktober 2026.
Prosesi pelepasan 69 atlet, ofisial, dan tim pendukung tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, Selasa (13/10/2026).
Dalam sambutannya, Rudy menegaskan bahwa para atlet SOIna merupakan sosok juara yang layak mendapatkan apresiasi. Menurutnya, keberanian mereka untuk terus berjuang dan berprestasi di tengah berbagai keterbatasan menjadi inspirasi bagi masyarakat.
“Ini membuktikan bahwa kalian juara-juara hebat. Begitu juga orang tua, yang di mata saya merupakan orang-orang hebat,” ujar Rudy.
Ia mengatakan, pembangunan Wisma Istimewa menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan yang lebih baik bagi atlet penyandang disabilitas.
“Ini sudah menjadi janji saya sebelumnya. Insyaallah, tahun 2027 sudah bisa dibangun,” ungkapnya.
Rudy juga berharap perjuangan para atlet SOIna dapat menjadi motivasi bagi anak-anak Indonesia untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi tanpa menjadikan keterbatasan sebagai penghalang.
Menurutnya, para atlet disabilitas intelektual telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dan mengukir prestasi, bahkan hingga tingkat internasional.
“Saya tidak sehebat kalian, tidak sekuat kalian. Tetapi, kami berkomitmen untuk terus mendukung seluruh kegiatan SOIna dan NPCI, baik secara moril maupun materiel,” tegas Rudy.
Kabupaten Bogor Kirim 69 Orang ke Pesonas II
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, menjelaskan bahwa kontingen Kabupaten Bogor terdiri atas 69 orang yang akan bergabung dengan kontingen Jawa Barat pada Pesonas II 2026.
Ia menambahkan, persiapan dan keikutsertaan SOIna Kabupaten Bogor dalam ajang tersebut didukung melalui dana hibah dari Pemkab Bogor.
Meski baru berusia dua tahun, SOIna Kabupaten Bogor telah menunjukkan perkembangan positif dengan menorehkan sejumlah prestasi, termasuk di tingkat Asia.
“SOIna Kabupaten Bogor baru dua tahun berdiri, tetapi sudah menorehkan prestasi, termasuk di tingkat Asia,” kata Asnan.
Sementara itu, Ketua SOIna Kabupaten Bogor, Ahmad Azwary, yang akrab disapa Ari, memastikan para atlet telah menjalani latihan rutin untuk meningkatkan kemampuan serta menjaga kondisi fisik dan mental menjelang pertandingan.
Ia optimistis para atlet mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama Kabupaten Bogor ke tingkat nasional.
“Kami optimistis para atlet bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Bogor,” ujar Ari.
Ari juga menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak untuk menjaga semangat dan motivasi para atlet selama persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.
Menurutnya, Pesonas II 2026 memiliki arti penting karena atlet yang meraih medali emas berpeluang mewakili Indonesia pada ajang Special Olympics World Games (SOWG) 2027 di Santiago, Cile.
“Ajang Pesonas tahun ini sangat penting karena ketika atlet meraih medali emas, mereka akan dikirim untuk mewakili Indonesia di ajang SOWG di Santiago, Cile, pada 2027,” imbuhnya.
Diikuti 24 Provinsi, Pertandingkan Tujuh Cabang Olahraga
Pesonas II 2026 akan dipusatkan di Stadion Oepoi, Kupang, NTT, dan diikuti peserta dari 24 provinsi di Indonesia. Ajang ini diperkirakan melibatkan sekitar 1.100 atlet penyandang disabilitas intelektual.
Selain menjadi wadah kompetisi dan pengembangan kemampuan atlet, Pesonas II juga menjadi ajang seleksi menuju Special Olympics World Games 2027.
Sebanyak tujuh cabang olahraga akan dipertandingkan, yakni renang, bocce, bulu tangkis, tenis meja, senam ritmik, sepak bola, dan atletik.
Melalui keikutsertaan dalam ajang tersebut, kontingen SOIna Kabupaten Bogor diharapkan mampu meraih prestasi membanggakan sekaligus membuka peluang bagi atlet untuk melangkah ke kompetisi internasional. ***








