DRAMAGA, POJOKBOGOR.id - Jalan lingkungan di Kampung Malayu, Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, kini memiliki tampilan berbeda setelah dilakukan penataan dengan kombinasi warna.

Perubahan tersebut menjadi salah satu bentuk pembenahan kawasan permukiman yang lahir dari inisiatif masyarakat setempat.

Di balik tampilan jalan yang menarik perhatian, terdapat peran Ketua RT bernama Alip yang menggagas penataan lingkungan tersebut.

Alip menceritakan bahwa pembangunan jalan warna-warni memiliki latar belakang dan pertimbangan tersendiri, termasuk dalam pemilihan warna yang digunakan.

Penataan ini tidak hanya bertujuan memperindah kawasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi warga.

Inisiatif Ketua RT Jadi Awal Perubahan Jalan Kampung

Gagasan penataan jalan di Kampung Malayu berangkat dari kepedulian terhadap kondisi lingkungan permukiman.

Alip, yang merupakan Ketua RT setempat, menjadi salah satu penggerak dalam menghadirkan perubahan tersebut.

Melalui sebuah wawancara, ia menjelaskan bagaimana ide penataan jalan muncul hingga akhirnya dapat diwujudkan.

Ia juga menceritakan alasan di balik penggunaan warna pada jalan yang kini menjadi ciri khas Kampung Malayu.

Inisiatif tersebut memperlihatkan bahwa perubahan lingkungan dapat dimulai melalui gagasan sederhana dari masyarakat.

Dukungan warga menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya kawasan yang lebih tertata dan menarik.

Jalan Warna-Warni Jadi Ciri Khas Kampung Malayu

Penataan jalan di Kampung Malayu menggunakan kombinasi warna hijau, putih, dan merah.

Penggunaan warna tersebut memberikan tampilan berbeda dibandingkan jalan lingkungan pada umumnya.

Berdasarkan pemberitaan pembangunan Desa Neglasari pada Oktober 2026, penataan kawasan ini berkaitan dengan pengembangan program Dayeuh Pakuan Pajajaran.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan fasilitas permukiman.

Dengan adanya penataan, kawasan Kampung Malayu diharapkan menjadi lebih nyaman sekaligus memiliki identitas lingkungan yang mudah dikenali.

Meski demikian, makna khusus dari masing-masing warna masih perlu merujuk pada penjelasan lengkap penggagasnya.

Bantuan Keuangan Pemkab Bogor Dukung Penataan Jalan

Pelaksanaan pembangunan kawasan di Desa Neglasari turut mendapat dukungan bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Bantuan tersebut menjadi salah satu faktor pendukung terlaksananya berbagai kegiatan pembangunan di tingkat desa.

Dalam wawancaranya, Alip menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto atas dukungan bantuan keuangan yang turut membantu terwujudnya penataan jalan.

Dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat upaya masyarakat dalam meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal.

Sebelumnya, Kepala Desa Neglasari, Yayan Mulyana, juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas bantuan pembangunan kawasan.

Menurutnya, dukungan tersebut membantu pemerintah desa menjalankan sejumlah program penataan lingkungan dan pembangunan yang telah direncanakan.

Terhubung dengan Pengembangan Kawasan Dayeuh Pakuan Pajajaran

Penataan Kampung Malayu tidak hanya berfokus pada tampilan jalan yang lebih menarik.

Kawasan tersebut juga dikaitkan dengan pengembangan program lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Neglasari, Yayan Mulyana, sebelumnya menjelaskan bahwa pengembangan Dayeuh Pakuan Pajajaran memiliki keterkaitan dengan sejumlah kegiatan warga.

"Dayeuh Pakuan Pajajaran Malayu terkoneksi dengan program ketahanan pangan, tempat pengelolaan sampah, kampung Ramah lingkungan, perkebunan palawija, kolam pemancingan, dan sentra UMKM," ujar Yayan dikutip POJOKBOGOR.id dari kutaudayawangsa.id.

Melalui program tersebut, penataan kawasan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain memperbaiki kondisi lingkungan, pengembangan kawasan juga diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kegiatan sosial warga.

Perubahan Jalan Kampung Jadi Bagian dari Pembangunan Desa

Kehadiran jalan warna-warni di Kampung Malayu menjadi contoh perubahan lingkungan yang melibatkan inisiatif masyarakat.

Peran Ketua RT, dukungan warga, serta bantuan pemerintah daerah menjadi bagian dari proses penataan tersebut.

Meski berada di jalan kecil kawasan permukiman, perubahan ini menunjukkan bahwa pembangunan dapat dimulai dari kebutuhan lingkungan terdekat.

Penataan jalan juga diharapkan mendorong masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang telah dibangun.

Dengan adanya kerja sama antara warga dan pemerintah, pengembangan kawasan permukiman dapat dilakukan secara bertahap.

Kisah Kampung Malayu menjadi salah satu gambaran pembangunan di Kabupaten Bogor yang tidak hanya berfokus pada jalan utama, tetapi juga menyentuh lingkungan tempat tinggal masyarakat.