CITEUREUP, POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk merawat hunian yang telah mendapatkan bantuan perbaikan melalui program pemerintah pusat.

Imbauan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan peninjauan pelaksanaan program bedah rumah di Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa (20/10/2026).

Pada kesempatan tersebut, Rudy turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan bantuan perumahan bagi masyarakat Kabupaten Bogor melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

“Atas nama pribadi dan masyarakat terima kasih kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto atas bantuan Program BSPS khususnya untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” demikian pernyataan dalam keterangan video Rudy Susmanto yang dibagikan pada Selasa (20/10/2026).

Program tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.

Penerima Bantuan Diminta Menjaga Kondisi Rumah

Rudy menekankan pentingnya tanggung jawab penerima manfaat dalam memelihara rumah yang telah diperbaiki melalui program BSPS.

Menurutnya, bantuan perumahan tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan memberikan tempat tinggal yang lebih aman, sehat dan nyaman bagi keluarga.

Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menjaga kondisi bangunan agar manfaat dari program tersebut berlangsung dalam jangka panjang.

“Rawat dan jagalah dengan sebaik-baiknya. Semoga rumah yang lebih layak ini membawa kenyamanan, kebahagiaan, dan keberkahan bagi keluarga,” demikian pesan yang disampaikan melalui keterangan video tersebut, Selasa (20/10/2026).

Pesan tersebut menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan program perbaikan rumah.

Sebab peningkatan kualitas hunian tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan renovasi. Perawatan secara berkala juga diperlukan agar rumah tetap layak ditempati.

Bantuan BSPS Kabupaten Bogor Disebut Mencapai 10.000 Unit

Dalam kunjungannya ke Desa Tarikolot, Rudy mengungkapkan bahwa Kabupaten Bogor mendapatkan alokasi program BSPS sebanyak 10.000 unit pada 2026.

Bantuan dari pemerintah pusat tersebut menjadi salah satu upaya memperluas penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, Kementerian PKP mengumumkan alokasi sebanyak 8.000 unit BSPS untuk Kabupaten Bogor pada Jumat (24/7/2026).

Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, ketika Kabupaten Bogor memperoleh alokasi sebanyak 1.346 unit pada 2025.

Sementara itu, angka 10.000 unit yang disampaikan Rudy pada Oktober 2026 menunjukkan adanya perkembangan informasi mengenai jumlah bantuan yang dialokasikan untuk Kabupaten Bogor.

Meski demikian, penjelasan terperinci mengenai penambahan alokasi serta jumlah rumah yang telah selesai mendapatkan penanganan belum tersedia dalam keterangan peninjauan tersebut.

Pemkab Bogor Turut Siapkan Anggaran Bedah Rumah

Di samping dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Bogor juga melaksanakan program peningkatan kualitas hunian melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Rudy sebelumnya menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan penanganan sekitar 2.750 unit rumah setiap tahun melalui program yang berjalan sejak 2025.

Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan bantuan perbaikan tempat tinggal agar dapat menghuni rumah dengan kondisi yang lebih layak.

Dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PKP diharapkan dapat membantu mempercepat pelaksanaan program perumahan yang dijalankan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, ikhtiar menghadirkan rumah yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terus kami lakukan sebagai salah satu program prioritas. Dukungan dari Pemerintah Pusat menjadi penguat agar upaya ini dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto dalam peninjauan di Tarikolot, Selasa (20/10/2026).

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai penting untuk memperluas jangkauan bantuan, mengingat kebutuhan penanganan rumah tidak layak huni masih menjadi salah satu perhatian pembangunan di Kabupaten Bogor.

Selain memperkuat kerja sama, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pendataan dan verifikasi calon penerima agar bantuan tersalurkan sesuai ketentuan.

Program BSPS Diharapkan Berikan Manfaat Jangka Panjang

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam meningkatkan kualitas rumah melalui pendekatan pembangunan swadaya.

Pelaksanaan program dilakukan berdasarkan persyaratan serta mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

Melalui bantuan tersebut, masyarakat diharapkan memiliki tempat tinggal dengan kondisi bangunan yang lebih baik serta mendukung kehidupan keluarga yang lebih sehat dan nyaman.

Selain berdampak pada kualitas hunian, kegiatan renovasi rumah juga berpotensi memberikan manfaat bagi perekonomian setempat.

Pelaksanaan pekerjaan dapat melibatkan tenaga bangunan dari lingkungan sekitar, sekaligus mendorong kebutuhan material konstruksi yang dipasok pelaku usaha lokal.

Dengan demikian, manfaat program tidak hanya berkaitan dengan perbaikan rumah penerima, tetapi juga dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Meski begitu, pengawasan pelaksanaan tetap diperlukan untuk memastikan setiap bantuan digunakan sesuai peruntukan dan pekerjaan perbaikan berjalan sebagaimana mestinya.

Rudy Harap Rumah yang Diperbaiki Terus Memberikan Manfaat

Peninjauan program BSPS di Desa Tarikolot menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pelaksanaan bantuan perumahan bagi masyarakat.

Rudy berharap dukungan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian PKP dapat terus memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan hunian lebih layak.

Di sisi lain, masyarakat penerima bantuan juga diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga serta memelihara kondisi rumah setelah proses perbaikan selesai.

Hal tersebut diperlukan agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan tidak hanya dirasakan dalam waktu singkat.

Melalui sinergi program pemerintah pusat dan daerah, penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Bogor diharapkan dapat menjangkau lebih banyak keluarga.

Rudy juga berharap rumah yang telah diperbaiki menjadi tempat tinggal yang memberikan rasa aman, kenyamanan dan kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga.