POJOKBOGOR.id – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk meresmikan hasil renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik warga Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jumat (7/8/2026).

Rumah milik Karsa tersebut sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan dan dinilai tidak lagi aman untuk ditempati. Renovasi dilakukan sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat di desa binaan Indocement, sekaligus rangkaian peringatan HUT ke-51 perusahaan.

Direktur Indocement, Oey Marcos, mengatakan program Rutilahu menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Baca Juga: Bupati Bogor Resmikan Jalan H.M. Syurdi Rusuh di Alun-Alun Jonggol

“Dalam rangka hari ulang tahun ke-51 ini, kami meresmikan Rutilahu milik Bapak Karsa di Desa Bantarjati. Sebelum direnovasi kondisi rumahnya sudah mau roboh, lalu kami renovasi menjadi lebih layak dan aman,” ujar Oey Marcos.

Menurutnya, program renovasi rumah warga tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah desa binaan Indocement. Program serupa tidak hanya dilakukan di Kompleks Pabrik Citeureup, tetapi juga mencakup wilayah operasional perusahaan lainnya, seperti Cirebon dan Tarjun.

Khusus di sekitar Kompleks Pabrik Citeureup, jumlah rumah warga yang telah mendapatkan program renovasi Rutilahu mencapai sekitar 400 hingga 500 unit.

Baca Juga: APINDO Kabupaten Bogor Minta Semua Pihak Tahan Diri Terkait Putusan UMSK 2026

“Kalau kita total sampai dengan saat ini, mungkin kalau ditambah desa-desa lain di Kompleks Pabrik Citeureup sudah 400 hingga 500 rumah,” katanya.

Oey menjelaskan, penentuan penerima bantuan dilakukan berdasarkan usulan pemerintah desa. Menurutnya, pihak desa lebih mengetahui kondisi sosial masyarakat, termasuk rumah warga yang membutuhkan perbaikan.

“Untuk kriterianya, kami mendapatkan usulan dari kepala desa. Karena desa yang mengetahui kondisi rumah-rumah tersebut,” jelasnya.

Indocement Serahkan Lapangan Sepak Bola

Dalam kesempatan yang sama, Indocement juga menyerahterimakan fasilitas lapangan sepak bola kepada Pemerintah Desa Bantarjati. Lapangan tersebut merupakan lahan milik perusahaan yang dipinjamkan untuk mendukung kegiatan positif masyarakat.

Oey Marcos berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga.

“Ini lahan milik Indocement yang kami serahterimakan untuk dipinjam pakaikan. Selama bisa dipakai untuk kegiatan yang positif tentunya kami akan dukung. Semoga bisa mencetak pemain sepak bola nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Baca Juga: Program Prakarsa Bagja Juara Bawa Pertamina Regional JBB Raih Penghargaan Gold TJSL dan CSR Awards 2026

Kepala Desa Bantarjati, Supena Jaya Atmaja, menyampaikan apresiasi atas dukungan Indocement terhadap masyarakat di wilayahnya.

Ia menilai berbagai program yang diberikan perusahaan memberikan manfaat langsung bagi warga, baik melalui bantuan perbaikan rumah maupun penyediaan fasilitas yang dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat.

“Program bantuan Indocement ini manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuan ini,” kata Supena.

Peresmian tersebut turut dihadiri Sekretaris Perusahaan Indocement Dani Handajani, CSR Manager Gadang Wardhono, serta jajaran perusahaan.