CISARUA, POJOKBOGOR.id - Kawasan bantaran Sungai Ciliwung di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, terus dibenahi melalui kegiatan pelestarian lingkungan.
Wilayah yang sebelumnya pernah menjadi lokasi pembuangan sampah tersebut kini diarahkan menjadi kawasan konservasi sungai.
Perubahan itu tidak terlepas dari kepedulian komunitas lingkungan dan masyarakat sekitar yang berupaya memulihkan kondisi sungai.
Upaya tersebut mendapat dukungan dari Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor.
Melalui kegiatan penanaman pohon pada Kamis (29/10/2026), perusahaan daerah itu ikut memperkuat penghijauan di kawasan bantaran sungai.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem Sungai Ciliwung sekaligus melindungi keberlanjutan sumber daya air.
Warga Ubah Bekas Tempat Sampah Menjadi Kawasan Konservasi
Kawasan sungai di wilayah Puncak tersebut sebelumnya menghadapi persoalan sampah yang dibuang di sekitar aliran air.
Kondisi itu mendorong sejumlah komunitas bersama warga untuk melakukan pembenahan lingkungan.
Secara bertahap, kawasan yang sempat digunakan sebagai tempat pembuangan sampah mulai ditata kembali.
Masyarakat berupaya mengembalikan fungsi lingkungan sungai agar lebih bersih dan terjaga.
Langkah tersebut juga menjadi bentuk kepedulian warga terhadap kelestarian alam di wilayah tempat tinggal mereka.
Selain membersihkan kawasan, upaya pemulihan perlu dilanjutkan melalui perawatan lingkungan secara rutin.
Dengan demikian, kawasan yang telah dibenahi diharapkan tidak kembali menjadi lokasi pembuangan sampah.
Tirta Kahuripan Dukung Penghijauan Bantaran Sungai Ciliwung
Menurut info yang didapat dari kutaudayawangsa.id, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan turut mengambil peran dalam pelestarian sungai melalui kegiatan penanaman pohon.
Aksi penghijauan tersebut dilaksanakan di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Penanaman pohon menjadi salah satu langkah untuk menjaga kondisi tanah dan vegetasi di sekitar aliran sungai.
Keberadaan pepohonan dapat membantu meningkatkan penyerapan air serta mengurangi risiko erosi pada kawasan bantaran.
Selain itu, vegetasi memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung kelestarian daerah tangkapan air.
Namun, manfaat penghijauan tidak dapat diperoleh hanya melalui kegiatan penanaman.
Pohon yang telah ditanam juga membutuhkan perawatan agar mampu tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya konservasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Konservasi Hulu Ciliwung Penting bagi Ketersediaan Air Bersih
Pelestarian kawasan Sungai Ciliwung memiliki kaitan dengan keberlanjutan sumber air bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Sebagai perusahaan penyedia layanan air minum, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan memiliki kepentingan dalam menjaga kualitas sumber air baku.
Kondisi lingkungan di sekitar sungai dapat memengaruhi kualitas air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Karena itu, perlindungan kawasan hulu menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air.
Sebelumnya, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan juga mengikuti kegiatan susur Sungai Ciliwung bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor dan komunitas lingkungan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 25 Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan perhatian terhadap kondisi sungai.
Melalui berbagai kegiatan itu, pelestarian lingkungan diharapkan dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak pihak.
Penanaman Pohon Jadi Bagian dari Gerakan Menjaga Lingkungan
Kegiatan penghijauan di kawasan Puncak juga sejalan dengan semangat Gerakan Indonesia ASRI.
Gerakan tersebut mengajak berbagai pihak meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Penanaman pohon menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam menjaga keseimbangan alam.
Meski demikian, keberhasilan konservasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam.
Perawatan tanaman, pengelolaan sampah, dan perlindungan aliran sungai juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan daerah, komunitas, dan masyarakat perlu terus dijaga.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, upaya pemulihan lingkungan di kawasan Puncak diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Masyarakat Diajak Tidak Membuang Sampah ke Sungai
Pemulihan kawasan Sungai Ciliwung menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan membutuhkan kepedulian bersama.
Selain kegiatan penghijauan, kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah memiliki pengaruh terhadap kondisi sungai.
Pembuangan sampah sembarangan dapat mengganggu aliran air dan menurunkan kualitas lingkungan.
Karena itu, warga diharapkan ikut menjaga kebersihan kawasan yang telah dibenahi.
Masyarakat juga dapat berkontribusi melalui langkah sederhana, seperti tidak membuang sampah ke sungai dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Sementara itu, kawasan konservasi di Desa Batulayang diharapkan terus berkembang melalui kerja sama berbagai pihak.
Melalui penghijauan dan perawatan yang konsisten, kawasan bantaran Sungai Ciliwung di Puncak dapat terus dipulihkan dan dijaga kelestariannya.







