MADIUN, POJOKSATU.id - Suasana emosional mewarnai prarekonstruksi kasus pembunuhan ibu dan anak asal Bogor di Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (27/10/2026). Istri tersangka Dwi Bagus Martono terlihat menangis ketika bertemu suaminya di rumah mereka.

Pertemuan tersebut berlangsung di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Perempuan yang merupakan istri sah tersangka itu tampak mengenakan jilbab dan pakaian serba hitam. Ia kemudian memeluk Dwi Bagus Martono dengan ekspresi wajah yang terlihat murung.

Momen tersebut terjadi setelah penyidik Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur melaksanakan prarekonstruksi di halaman belakang rumah.

Pertemuan Dwi Bagus Martono dengan istrinya menjadi salah satu momen yang menarik perhatian dalam rangkaian prarekonstruksi kasus pembunuhan tersebut.

Saat berhadapan dengan suaminya, perempuan itu terlihat menunjukkan ekspresi sedih. Tatapannya tampak kosong sebelum akhirnya memeluk tersangka.

Sambil menangis, ia beberapa kali mendongakkan kepala untuk memandang wajah Dwi Bagus Martono.

Perempuan tersebut juga terlihat berbicara kepada suaminya sambil terus menatap matanya.

Namun, belum diketahui secara pasti isi percakapan antara keduanya dalam pertemuan tersebut.

Tidak ada keterangan langsung dari istri tersangka mengenai perasaan maupun pesan yang disampaikannya kepada sang suami.

Momen emosional itu berlangsung setelah tim penyidik Polda Jawa Timur melakukan prarekonstruksi di lokasi kejadian.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman belakang rumah yang berada di Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo.

Prarekonstruksi merupakan salah satu tahapan penyidikan untuk memperjelas rangkaian peristiwa berdasarkan keterangan dan temuan yang telah dikumpulkan penyidik.

Dalam kasus ini, Dwi Bagus Martono berstatus sebagai tersangka pembunuhan ibu dan anak asal Bogor.

Meski demikian, informasi yang tersedia belum menjelaskan secara terperinci adegan yang diperagakan dalam prarekonstruksi tersebut.