BOGOR,POJOKSATU.id - Memasuki Oktober 2026, masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perlu mengetahui cara memastikan status kepesertaan bantuan sosial.

Pasalnya, tidak semua penerima manfaat memperoleh bantuan pada waktu yang bersamaan.

Perbedaan jadwal penyaluran dapat dipengaruhi proses administrasi, validasi data, serta mekanisme pencairan yang ditetapkan pemerintah.

Karena itu, masyarakat tidak perlu langsung menyimpulkan bantuan dihentikan apabila saldo rekening belum bertambah.

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memastikan apakah nama penerima masih tercatat dalam sistem Kementerian Sosial.

Pengecekan tersebut dapat dilakukan secara mandiri tanpa harus mendatangi kantor dinas sosial.

Masyarakat cukup mengakses laman resmi https://cekbansos.kemensos.go.id melalui telepon genggam atau komputer.

Setelah halaman terbuka, masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Selanjutnya, ketik kode verifikasi yang ditampilkan dan tekan tombol Cari Data.

Sistem akan menampilkan hasil pencarian berdasarkan informasi kepesertaan yang tersedia.

Selain memeriksa status bantuan, masyarakat juga perlu memahami kategori desil kesejahteraan yang digunakan pemerintah.

Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi, mulai dari kelompok kesejahteraan terendah hingga tertinggi.

Kementerian Sosial menjelaskan bahwa kelompok desil 1 sampai 4 dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan bantuan sembako.

Apabila data kesejahteraan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat.

Pembaruan juga dapat diajukan melalui aplikasi Cek Bansos sesuai mekanisme yang disediakan pemerintah.

Namun, perlu dipahami bahwa hasil pencarian status penerima tidak selalu menunjukkan tanggal pasti dana masuk ke rekening.

Untuk memastikan informasi pencairan, masyarakat disarankan mengikuti pengumuman Kementerian Sosial dan berkoordinasi dengan pendamping sosial setempat.