BOGOR, POJOKSATU.id - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa masyarakat yang belum mempunyai perangkat komunikasi berpotensi menjadi prioritas dalam rencana pembagian HP gratis.
"Secara spesifik belum dibahas, tapi saya kira pembagiannya nanti berbasis data. Sekarang ini datanya kita perkuat, nanti penyalurannya selain data adalah hasil asesmen, diprioritaskan kepada mereka yang belum memiliki HP (handphone)," ujarnya.
Dengan demikian, warga Bogor yang sudah menerima bansos belum tentu langsung mendapatkan bantuan berupa HP gratis.
Pemerintah nantinya dapat mempertimbangkan kondisi ekonomi, kepemilikan perangkat komunikasi, hingga hasil asesmen terhadap calon penerima.
Bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Bogor yang termasuk keluarga kurang mampu, penting untuk memastikan data kependudukan tetap akurat dan mengikuti perkembangan informasi dari instansi pemerintah terkait.
Apakah Warga Bogor Sudah Bisa Daftar HP Gratis?
Hingga Rabu, 14 Oktober 2026, pemerintah belum mengumumkan pembukaan pendaftaran maupun jadwal resmi pembagian HP gratis.
Karena itu, warga Bogor belum dapat mengajukan pendaftaran melalui mekanisme khusus untuk memperoleh perangkat tersebut.
Masyarakat disarankan mengikuti pengumuman resmi dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial Kota Bogor, maupun Dinas Sosial Kabupaten Bogor.
Warga juga perlu mewaspadai tautan pendaftaran HP gratis yang meminta pembayaran atau data pribadi sensitif. Sebab, ketentuan penerima, mekanisme pendaftaran, dan jadwal pembagian perangkat masih dalam tahap kajian pemerintah.



