BOGOR, POJOKSATU.id - Kabar baik bagi warga Kota dan Kabupaten Bogor yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos). Pemerintah tengah mengkaji rencana pembagian handphone (HP) gratis untuk masyarakat yang memenuhi kriteria tertentu.

Program tersebut berpotensi menjangkau keluarga penerima manfaat bansos di wilayah Bogor, terutama masyarakat kurang mampu yang belum memiliki perangkat komunikasi maupun akses layanan perbankan.

Namun, warga Bogor perlu memahami bahwa tidak semua penerima bansos otomatis akan memperoleh HP gratis dari pemerintah.

Rencana ini sebelumnya diungkapkan Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026.

Melalui program tersebut, pemerintah ingin memperbaiki sistem penyaluran bansos dengan memanfaatkan rekening digital agar dana bantuan dapat diterima masyarakat secara langsung tanpa melalui banyak perantara.

Lantas, apa saja syarat yang perlu diketahui warga Bogor agar berpeluang mendapatkan HP gratis dari pemerintah?

Syarat Warga Bogor yang Berpeluang Mendapatkan HP Gratis

Berdasarkan informasi yang disampaikan pemerintah, terdapat sejumlah kriteria dalam program pembukaan rekening gratis yang direncanakan mendukung digitalisasi penyaluran bansos.

Berikut kriteria yang perlu diketahui masyarakat Kota dan Kabupaten Bogor:

Berstatus warga negara Indonesia (WNI). Warga Bogor harus memiliki identitas kependudukan yang sah.

Berusia minimal 17 tahun. Program rekening digital direncanakan menyasar masyarakat yang telah memenuhi batas usia tersebut.

Memiliki e-KTP. Identitas kependudukan elektronik diperlukan untuk mendukung proses verifikasi data calon penerima layanan rekening digital.

Termasuk kelompok ekonomi desil 1 hingga desil 4. Kelompok ini mencakup masyarakat dengan tingkat kesejahteraan ekonomi terbawah yang menjadi sasaran program perlindungan sosial.

Belum memiliki akses layanan perbankan. Masyarakat yang belum mempunyai rekening bank menjadi salah satu sasaran perluasan layanan keuangan.

Perlu diketahui, kelima kriteria tersebut berkaitan dengan rencana program pembukaan rekening gratis dan belum ditetapkan sebagai syarat resmi penerima HP gratis.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan skema pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50.000.

Sementara itu, pengadaan HP beserta mekanisme pembagiannya masih menunggu pembahasan lebih lanjut.