BOGOR, POJOKBOGOR.id , Rest Area Gunung Mas di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, kini tak hanya menjadi tempat singgah wisatawan dan ruang bagi pelaku UMKM.

Kawasan tersebut mulai menunjukkan fungsi lain sebagai ruang aktivitas publik dan panggung seni budaya setelah menjadi lokasi Festival Seni Budaya melalui Lomba Tari Kreasi Nusantara tingkat SMP se-Kabupaten Bogor.

Sebanyak 20 grup tari yang mewakili 20 SMP di Kabupaten Bogor ambil bagian dalam kegiatan yang diprakarsai Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor tersebut.

Di tengah suasana pegunungan Puncak, para peserta menampilkan beragam tari kreasi yang memadukan unsur gerak tradisional Nusantara dengan sentuhan koreografi modern.

Kegiatan itu menjadi ruang bagi pelajar untuk tidak sekadar mengenal budaya melalui pelajaran di sekolah, tetapi juga menampilkannya secara langsung di depan publik.

“Setiap lekuk gerakan dan alunan musik jadi bukti nyata bahwa generasi muda bangga melestarikan warisan budaya bangsa,” tulis Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor melalui publikasi resminya, Kamis, 8 Oktober 2026.

Rest Area Mulai Bertransformasi Jadi Ruang Aktivitas Publik

Pemanfaatan Rest Area Gunung Mas sebagai lokasi festival memberi warna baru terhadap kawasan yang selama ini identik dengan tempat istirahat, sentra perdagangan, dan aktivitas wisata Puncak.

Pemkab Bogor sebelumnya memang tengah mendorong penataan dan pengembangan kawasan tersebut agar semakin nyaman, aman, tertata, sekaligus mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, wisatawan, serta pelaku UMKM.

Dalam agenda monitoring penataan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor menyatakan bahwa pengembangan kawasan diarahkan agar Rest Area Gunung Mas semakin representatif.

“Rest Area Gunung Mas dapat menjadi kawasan yang lebih tertata, nyaman, aman, dan representatif sebagai salah satu destinasi persinggahan maupun pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” demikian keterangan resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Arah tersebut terlihat mulai berkembang.

Kehadiran festival seni membuat kawasan ini tidak hanya didatangi untuk beristirahat atau berbelanja, tetapi juga menjadi titik berkumpulnya pelajar, guru, keluarga, hingga pengunjung yang ingin menyaksikan pertunjukan budaya.

Budaya dan Wisata Bisa Berjalan Bersamaan

Pemilihan kawasan Puncak sebagai lokasi lomba juga membuka peluang menghadirkan pengalaman wisata yang lebih beragam.

Wisatawan yang datang ke Puncak tidak hanya memperoleh pengalaman dari bentang alam dan kuliner, tetapi juga berpotensi bertemu dengan pertunjukan seni dan budaya lokal maupun Nusantara.

Model aktivitas seperti ini sekaligus dapat memperkuat daya tarik Rest Area Gunung Mas sebagai titik persinggahan.

Terlebih, kawasan tersebut sejak awal dibangun sebagai bagian dari penataan kawasan Puncak sekaligus ruang pemberdayaan pedagang kaki lima dan usaha mikro.

Dokumen Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat Rest Area Gunung Mas memiliki fungsi dalam penataan dan pemberdayaan PKL serta usaha mikro di kawasan Puncak.

Pengelolaan Rest Area Gunung Mas juga secara resmi ditugaskan kepada PT Sayaga Wisata melalui Peraturan Bupati Bogor Nomor 37 Tahun 2023.

Pelajar Jadi Bagian dari Pelestarian Budaya

Di sisi lain, kehadiran 20 grup tari SMP membuat festival ini memiliki nilai regenerasi budaya.

Pelajar diberi ruang untuk mengeksplorasi kekayaan tari Nusantara sekaligus mengolahnya menjadi kreasi yang lebih dekat dengan karakter generasi muda.

Perpaduan tradisi dan unsur modern menjadi salah satu cara agar seni pertunjukan tidak berhenti sebagai warisan masa lalu.

Festival tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui format yang kompetitif, atraktif, dan dekat dengan anak muda.

Dengan pemanfaatan ruang publik seperti Rest Area Gunung Mas, seni budaya juga mempunyai peluang menjangkau audiens yang lebih luas dibanding hanya dipentaskan di gedung pertunjukan.

Ke depan, aktivitas seni, budaya, UMKM dan pariwisata berpotensi menjadi kombinasi yang memperkuat posisi Rest Area Gunung Mas sebagai salah satu titik aktivitas baru di kawasan Puncak Kabupaten Bogor.