BOGOR, POJOKSATU.ID - Irsan ST, MT ditetapkan sebagai bakal calon tunggal Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Bogor periode 2026-2031 setelah menyerahkan dokumen persyaratan kepada panitia Steering Committee (SC) Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X, Rabu (28/10/2026).

Irsan bukan sosok baru di tubuh Gapensi Kabupaten Bogor. Ia telah menjadi pengurus organisasi tersebut sejak 2006 atau selama 20 tahun. Pada periode kepengurusan 2021-2026, Irsan menjabat Wakil Ketua I Bidang Organisasi BPC Gapensi Kabupaten Bogor.

“Dengan menyerahkan dokumen persyaratan ini kepada panitia SC, saya siap menjadi bakal calon Ketua BPC Gapensi Bogor,” kata Irsan saat menyerahkan berkas di Sekretariat Gapensi Kabupaten Bogor.

Penyerahan dokumen tersebut disaksikan Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor, Hilal Firmansyah, serta sejumlah panitia SC dan Organizing Committee (OC).

Ketua SC Muscab Gapensi Kabupaten Bogor, Muhammad Supriyadi, didampingi Wakil Ketua SC Eko Sudaryanto dan anggota SC Herry Setiawan, menerima berkas pencalonan tersebut untuk selanjutnya menjalani proses verifikasi administrasi.

Supriyadi mengatakan, hasil verifikasi akan diumumkan pada pelaksanaan Muscab Gapensi Kabupaten Bogor yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026.

“Panitia SC akan melakukan verifikasi dokumen persyaratan dan hasilnya akan diumumkan di arena Muscab Gapensi pada 3 November 2026,” ujar Supriyadi dalam konferensi pers penutupan pendaftaran bakal calon ketua di Sekretariat Gapensi Kabupaten Bogor, Rabu (28/10/2026).

Pendaftaran bakal calon Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor periode 2026-2031 telah dibuka sejak 15 Oktober dan ditutup pada 28 Oktober 2026.

Supriyadi menjelaskan, persyaratan pencalonan mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gapensi. Salah satunya, perusahaan yang dipimpin calon harus tercatat sebagai anggota Gapensi secara terus-menerus sekurang-kurangnya selama tiga tahun berturut-turut.

Selain itu, calon harus pernah atau sedang aktif menjadi pengurus Gapensi, baik di tingkat BPC, Badan Pimpinan Daerah (BPD), maupun Badan Pimpinan Pusat (BPP), sekurang-kurangnya selama satu masa bakti.

“Persyaratan berikutnya adalah menyerahkan dokumen administrasi kepada SC selaku panitia pengarah untuk diperiksa kesesuaiannya dengan ketentuan AD/ART Gapensi,” katanya.

Momentum Menyusun Arah Organisasi Lima Tahun

Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor, Hilal Firmansyah, mengatakan Muscab ke-X menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun rencana kerja dan arah kebijakan Gapensi untuk lima tahun mendatang.

Muscab kali ini mengusung tema “Membangun Kolaborasi dan Transformasi Gapensi Kabupaten Bogor Menuju Organisasi yang Adaptif dan Kolaboratif untuk Kabupaten Bogor Istimewa dan Gemilang.”

Menurut Hilal, Muscab merupakan agenda organisasi yang wajib dilaksanakan setiap lima tahun sesuai periode kepengurusan.

Hilal, yang kini terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor, berharap Muscab tersebut dapat memperkuat kolaborasi dan mendorong transformasi organisasi agar semakin adaptif dalam menghadapi tantangan sektor konstruksi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Muscab ke-X, Zul Pikri, menyatakan pihaknya siap menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan persiapan maksimal.

Ia mengatakan, Gapensi Kabupaten Bogor merupakan salah satu organisasi yang menjadi andalan di Jawa Barat. Karena itu, panitia ingin menjadikan Muscab kali ini sebagai salah satu penyelenggaraan terbaik di tingkat provinsi.

“BPC Gapensi Bogor adalah panutan dan andalan di Jawa Barat. Pertimbangan itulah yang membuat kami di panitia pelaksana merasa terhormat dan bangga untuk menyajikan Muscab ke-X ini menjadi perhelatan terbaik di Jawa Barat,” ujar Zul Pikri, yang diamini Sekretaris Panitia, Dhani Wardana.

Muscab ke-X BPC Gapensi Kabupaten Bogor direncanakan dihadiri perwakilan 26 BPC Gapensi kabupaten/kota se-Jawa Barat serta delegasi pengurus BPD Gapensi Jawa Barat.

Panitia SC dan OC pun berkomitmen menyukseskan agenda lima tahunan tersebut sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran Gapensi dalam mendukung perkembangan sektor jasa konstruksi di Kabupaten Bogor. ***