BOGOR.POJOKSATU.id – Kabar pencairan bantuan sosial kembali menjadi perhatian keluarga penerima manfaat (KPM) pada pertengahan Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang beredar dari sejumlah laporan penerima, pencairan saldo bantuan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mulai terpantau di sejumlah bank penyalur, yakni BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BSI.
Nominal yang banyak dilaporkan masuk mencapai Rp600 ribu. Salah satu laporan menyebut transaksi melalui BNI dilakukan pada 17 Agustus 2026 di wilayah Sulawesi Tengah.
Selain BNI, transaksi penarikan melalui ATM BRI juga dilaporkan berhasil dilakukan pada hari yang sama dengan nominal Rp600 ribu.
Sementara pencairan melalui Bank Mandiri disebut mulai terpantau melalui rekening penerima dan aplikasi Livin’ by Mandiri.
Khusus BSI, proses penyaluran terutama bagi penerima di wilayah Aceh dilaporkan berlangsung secara bertahap.
Namun, KPM perlu memahami bahwa saldo Rp600 ribu yang masuk ke rekening tidak selalu berasal dari jenis bantuan yang sama.
Nominal tersebut dapat berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH), tergantung komponen bantuan yang dimiliki masing-masing keluarga.
Penerima dengan komponen lansia maupun penyandang disabilitas berat, misalnya, dapat memperoleh nominal yang berbeda dibandingkan keluarga dengan komponen anak sekolah.
Di sisi lain, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga memiliki nominal Rp600 ribu untuk alokasi tiga bulan apabila disalurkan sekaligus.
Karena itu, masyarakat disarankan tidak langsung menyimpulkan jenis bantuan hanya berdasarkan nominal saldo yang masuk.
KPM dapat memeriksa informasi melalui pendamping sosial, rekening KKS maupun kanal resmi pemerintah untuk memastikan periode dan jenis bantuan yang diterima.
Pencairan bansos sendiri dilakukan secara bertahap sehingga waktu masuk saldo antara satu penerima dengan penerima lainnya dapat berbeda. ***



