POJOKBOGOR.ID – Kabar baik datang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Ngawi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan akan dicairkan pada awal Maret 2026.
Kepastian ini diberikan agar para pegawai bisa menyambut Hari Raya Idulfitri dengan lebih tenang dan bisa mempersiapkan kebutuhan keluarga sejak awal.
Anggaran Rp52,3 Miliar Disiapkan
Pemkab Ngawi telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp52,3 miliar untuk pembayaran THR tahun ini.
Baca Juga: THR ASN Bantul 2026 Masih Belum Jelas, Pemkab Tunggu Lampu Hijau Pemerintah Pusat
Dana tersebut dialokasikan bagi ASN, PPPK penuh waktu, hingga PPPK paruh waktu yang aktif dan memenuhi persyaratan administratif.
Sekretaris Badan Keuangan Kabupaten Ngawi, Mulat Setyohadi, menjelaskan bahwa proses administrasi saat ini sedang dirampungkan agar pencairan berjalan sesuai aturan.
“Anggaran Rp47 miliar disiapkan untuk ASN dan PPPK penuh waktu, mencakup ribuan pegawai aktif di seluruh OPD, dari sektor pendidikan hingga layanan teknis,” ujarnya, dikutip pojokbogor.id dari Beritasatu.com pada Sabtu (28/2/2026).
PPPK Paruh Waktu Juga Dapat
Selain ASN dan PPPK penuh waktu, Pemkab Ngawi juga memastikan PPPK paruh waktu tetap mendapatkan THR.
Baca Juga: Anggaran Rp55 Triliun Disiapkan, THR ASN 2026 Diperkirakan Cair Awal Maret
Untuk kelompok ini, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sebesar Rp5,3 miliar.
PPPK paruh waktu yang dimaksud mencakup mereka yang menduduki jabatan pengelola umum operasional maupun operator layanan operasional.
Pemkab menegaskan tidak ada pembedaan hak selama status kepegawaian aktif dan memenuhi ketentuan administrasi.
Dengan begitu, seluruh pegawai yang berhak bisa menerima THR tanpa terkecuali.
Dorong Daya Beli Jelang Lebaran
Kebijakan pencairan THR di awal Maret ini tidak hanya bertujuan memenuhi hak pegawai, tetapi juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat.
Menjelang Lebaran, perputaran uang di daerah biasanya meningkat.
Baca Juga: ASN Ikut Pelatihan Komcad, Apa Saja Materinya? Ini Penjelasannya
Dengan adanya pencairan THR lebih awal, diharapkan ekonomi lokal di Kabupaten Ngawi ikut bergerak dan sektor perdagangan semakin bergairah.
Total kebutuhan anggaran sebesar Rp52,3 miliar dinilai cukup untuk menjamin kelancaran pembayaran THR bagi seluruh pegawai yang berhak.
Pemkab Ngawi memastikan THR ASN dan PPPK cair awal Maret 2026 dengan total anggaran Rp52,3 miliar.
ASN dan PPPK penuh waktu mendapat alokasi Rp47 miliar, sementara PPPK paruh waktu Rp5,3 miliar.
Kebijakan ini diharapkan membantu pegawai menyambut Lebaran sekaligus mendorong ekonomi daerah.***




