POJOKBOGOR.ID – Kabai baik Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI mulai dibuka.

Untuk bagian Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu peluang kerja yang banyak ditunggu para lulusan sarjana.

Program ini rencananya akan merekrut sekitar 30.000 sarjana dari berbagai jurusan untuk ditempatkan sebagai pengelola koperasi desa di seluruh Indonesia.

Peserta yang lolos nantinya akan bertugas mengelola koperasi modern di desa sekaligus membantu menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan 30 Ribu SPPI untuk Koperasi Desa Merah Putih, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

Dikutip pojokbogor.id dari Radar semarang pada 17/3/2026.

“Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui pengelolaan koperasi yang lebih profesional,” demikian penjelasan dalam informasi program tersebut.

 

Syarat Umum Pendaftaran SPPI

Bagi yang ingin mengikuti program ini, ada beberapa syarat dasar yang harus dipenuhi oleh pelamar.

Salah satunya adalah status kewarganegaraan Indonesia serta memiliki latar belakang pendidikan minimal sarjana.

Baca Juga: Pemprov Sulbar Terapkan WFH 2 Bulan untuk PPPK, Tetap Digaji tapi Tanpa THR dan Gaji ke-13

Berikut beberapa syarat umum pendaftaran SPPI Kopdes Merah Putih 2026:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Pendidikan minimal S1 atau sarjana

3. Sehat jasmani dan rohani

4. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia

5. Memiliki komitmen terhadap pembangunan desa dan ekonomi masyarakat

Baca Juga: THR PPPK Paruh Waktu di Jatim Sempat Rp200 Ribu, Diprotes Langsung Naik 10 Kali Lipat, Jadi Rp2 Juta

Menariknya, program ini tidak membatasi jurusan kuliah sehingga peluang terbuka bagi lulusan dari berbagai bidang.

 

Dokumen yang Harus Disiapkan

Selain memenuhi syarat umum, calon pelamar juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen penting saat mendaftar.

Dokumen ini biasanya menjadi bagian dari seleksi administrasi pada tahap awal pendaftaran.

Baca Juga: Terungkap! PPPK di Sulbar Tidak Terima THR Tahun Ini, Ternyata Ini Penyebabnya

Beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:

- Scan KTP

- Ijazah S1

- Transkrip nilai

- Pas foto terbaru

- Surat lamaran

- Dokumen pendukung lain sesuai ketentuan seleksi

Dokumen tersebut nantinya akan diunggah melalui sistem pendaftaran online yang disiapkan panitia seleksi.

 

Tahapan Seleksi SPPI

Proses seleksi SPPI biasanya dilakukan dalam beberapa tahap agar mendapatkan kandidat terbaik.

Tahapan seleksi tersebut antara lain:

Baca Juga: THR Tak Kunjung Cair? 157 Perusahaan di Jabar Dilaporkan Terkait Pembayaran THR 2026

1. Pendaftaran online

2. Seleksi administrasi

3. Tes kompetensi atau seleksi lanjutan

4.Pelatihan

Baca Juga: Cek Rekening! THR 2026 Cair, Taspen Pastikan Gaji April Pensiunan PNS Dipastikan Segera Masuk

5. Penempatan di Koperasi Desa Merah Putih

Peserta yang berhasil melewati seluruh tahapan akan mendapatkan pelatihan sebelum akhirnya ditempatkan di desa.

 

Tugas Peserta SPPI di Desa

Setelah lolos seleksi, peserta SPPI akan menjalankan berbagai tugas penting dalam pengelolaan koperasi desa.

Beberapa tugas utama mereka antara lain:

- Mengelola operasional koperasi desa

- Mengembangkan bisnis dan distribusi produk desa

- Memperkuat ekonomi masyarakat lokal

Baca Juga: Kemhan Buka Rekrutmen SPPI 2026 untuk Koperasi Desa Merah Putih, Ini Cara Daftar dan Syaratnya

- Menjadi manajer koperasi modern di desa

Peran ini membuat peserta SPPI menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi berbasis desa.

Program SPPI Kopdes Merah Putih 2026 menjadi peluang besar bagi lulusan sarjana yang ingin berkontribusi langsung dalam pembangunan desa.

Yuk bagi teman-teman lulusan sarjana jangan lupa daftar dan siapin perlengkapnya.

Baca Juga: Taspen Akhirnya Klarifikasi! Benarkah Gaji Pensiunan PNS Naik di 2026? Ini Faktanya

Dengan target rekrutmen hingga 30 ribu peserta, program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang profesional.***