POJOKBOGOR.ID – Pemerintah mulai menyiapkan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Program ini bukan untuk menjadikan ASN sebagai prajurit aktif TNI.

Melainkan sebagai bagian dari komponen cadangan pertahanan negara yang bersifat sukarela.

Komcad sendiri diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Baca Juga: Ribuan PPPK Paruh Waktu Magetan Menanti Kepastian THR, Regulasi Pusat Jadi Penentu, Ini Penjelasannya

Dalam skema ini, ASN tetap menjalankan tugas utamanya sebagai pegawai sipil.

Namun dibekali pemahaman dasar bela negara dan kesiapsiagaan jika dibutuhkan.

 

Materi Mental dan Ideologi

Salah satu fokus utama pelatihan adalah pembinaan sikap mental dan ideologi.

ASN akan mendapatkan pembinaan mental rohani untuk memperkuat karakter dan kedisiplinan.

Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu Berpotensi Naik Oktober 2026, Robinsar Targetkan Minimal Rp2 Juta, Ini faktanya

Selain itu, ada pembinaan mental ideologi yang menekankan nilai dasar bela negara.

Peserta juga akan dibekali semangat perjuangan, kesiapsiagaan, dan mental pantang menyerah.

Tujuannya agar ASN memiliki ketahanan batin dan rasa tanggung jawab lebih kuat sebagai bagian dari komponen cadangan negara.

Keterampilan Dasar Militer

Meski bukan prajurit aktif, ASN yang ikut Komcad tetap mendapatkan materi dasar militer.

Materinya meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), penghormatan militer, tata upacara militer, hingga peraturan dinas militer.

Ada juga pengetahuan hukum militer serta teori dan praktik dasar penggunaan senjata.

Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana menjelaskan bahwa "Materi juga mencakup pengetahuan kebaharian dan wilayah pertahanan laut." ujarnya dikutip pojokbogor.id dari Kompas.com pada 27/02/2026.

Baca Juga: Gaji Guru PPPK Maluku Utara Segera Cair Awal Maret 2026, Disdikbud Ungkap Penyebab Keterlambatan

Namun, semua materi ini diberikan dalam konteks pemahaman dasar, bukan untuk menjadikan ASN sebagai tentara aktif.

 

Pembinaan Karakter dan Ketangguhan

Korps Marinir juga akan menekankan pembentukan karakter disiplin dan loyalitas tinggi.

Peserta dilatih agar adaptif terhadap tekanan, memiliki mental kuat, serta mampu bekerja dalam tim.

Ada pula dasar-dasar bertahan hidup dan ketahanan lapangan.

Baca Juga: Ingin Jadi PNS? PPPK Bisa Daftar CPNS 2026 Asal Penuhi Syarat, Ini Penjelasan Kemenpan-RB

Nilai kehormatan, tanggung jawab, serta soliditas atau esprit de corps menjadi bagian penting dari kurikulum.

 

Jadwal dan Skema Pelatihan

Pelatihan gelombang pertama dijadwalkan mulai April 2026 dan berlangsung sekitar 1,5 bulan.

Total kuota ASN yang disiapkan mencapai sekitar 4.000 orang, dibagi dalam dua gelombang masing-masing 2.000 peserta.

Beberapa lokasi pendidikan militer yang digunakan antara lain Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1.

Karena pesertanya berasal dari sipil, fasilitas seperti barak, kelas, tenaga medis.

Serta aspek keamanan akan disesuaikan agar tetap aman dan nyaman.

Pelatihan Komcad bagi ASN bertujuan memperkuat pemahaman bela negara, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan sipil.

Baca Juga: Buka Puasa Makin Praktis! Inspirasi Takjil Simpel dan Lezat untuk Keluarga

Materinya mencakup mental ideologi, dasar militer, hingga pembinaan karakter.

Meski begitu, ASN yang ikut Komcad tidak berubah status menjadi prajurit aktif.

Melainkan tetap sebagai pegawai sipil yang memperkuat komponen cadangan negara.***