POJOKBOGOR.ID - Sebanyak 118 CPNS Formasi 2024 di Kabupaten Sampang resmi diangkat menjadi PNS.
Pengambilan sumpah dan janji jabatan ini berlangsung di Pendopo Trunojoyo pada Jumat, 10 April 2026.
Momentum ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier para ASN baru, sekaligus awal pengabdian mereka kepada masyarakat.
Baca Juga: Kabar Gembira atau PHP? Ini Fakta Kenaikan Gaji Pensiunan PNS, TNI, dan Polri Tahun 2026
118 CPNS Resmi Jadi PNS
Pengangkatan dilakukan langsung oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi.
Dalam prosesnya, jumlah CPNS yang diangkat mengalami perubahan dari data awal.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sampang, Arief Lukman Hidayat, mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat 119 CPNS yang lulus seleksi.
Baca Juga: Pertamina Borong PROPER Emas dan Hijau, Program 'Kerak Telor' Jadi Sorotan
Namun, satu orang CPNS meninggal dunia pada 15 Februari 2026 karena sakit.
Sehingga, jumlah CPNS yang mengikuti pengambilan sumpah dan resmi menjadi PNS sebanyak 118 orang.
Mereka resmi diangkat sebagai PNS terhitung mulai tanggal 1 April 2026.
Baca Juga: Nggak Kapok! PKL Alun-alun Kota Bogor Ketahuan Nyolong Listrik Lagi
Sudah Lalui Semua Tahapan
Seluruh CPNS yang diangkat telah memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Di antaranya:
- Lulus Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Latsar)
- Mengikuti tes kesehatan jasmani dan rohani
- Melengkapi seluruh administrasi sesuai ketentuan
Proses ini memastikan bahwa ASN yang diangkat benar-benar siap menjalankan tugasnya secara profesional.
Baca Juga: Viral! Surat Peralihan Nakes Non-ASN ke CPNS Bikin PPPK Resah, Ini Penjelasan Kemenkes
Tak Bisa Pindah 10 Tahun
Ada aturan penting yang harus dipatuhi oleh para PNS baru. Mereka tidak diperbolehkan mengajukan pindah tugas antar instansi dalam waktu singkat.
Minimal, mereka harus mengabdi selama 10 tahun sejak diangkat sebagai PNS.
Ketentuan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pelayanan publik di daerah.
Pesan Tegas Bupati Sampang
Dalam arahannya, Bupati Sampang yang akrab disapa Abah Idi memberikan pesan tegas kepada para ASN baru.
Ia menekankan bahwa menjadi ASN bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Dikutip dari Maduraindepth, 10 April 2026, begini kata Abah Idi:
Baca Juga: DISIMAK! 5 Website Penting Terkait CPNS 2026 yang Harus Diketahui Pelamar Sebelum Daftar
“Saya berharap saudara-saudara semua dapat bekerja dengan penuh kesungguhan untuk masyarakat."
"Jangan hanya sekadar bekerja sebagai ASN, tetapi benar-benar hadir untuk melayani masyarakat,” tegasnya.
Integritas dan Disiplin Jadi Kunci
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya nilai-nilai dasar dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
Beberapa hal yang ditekankan antara lain:
- Integritas
- Disiplin
- Tanggung jawab
Menurutnya, ASN harus mampu menjaga kepercayaan publik dengan bekerja secara profesional di mana pun ditempatkan.
Peran Penting Birokrasi
Bupati menegaskan bahwa birokrasi memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
Birokrasi tidak hanya sebagai sistem administrasi, tetapi juga menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Heboh SK ASN Palsu Beredar! 9 Warga Gresik Jadi Korban, Begini Kronologinya
Oleh karena itu, kehadiran ASN baru diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sampang.
Harapan ke Depan
Dengan diangkatnya 118 CPNS menjadi PNS, pemerintah berharap terjadi peningkatan kinerja birokrasi.
Para ASN baru diharapkan:
- Lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat
- Mampu bekerja profesional
- Menjunjung tinggi etika pelayanan publik
Dengan berbagai aturan dan pesan yang disampaikan, ASN diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi dan integritas.***




