KOTA BOGOR, POJOKBOGOR.ID - DPRD Kota Bogor mendesak Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mempercepat langkah pemberantasan judi online (judol), terutama dengan memblokir situs-situs perjudian yang masih bebas diakses masyarakat.

Langkah konkret dinilai mendesak dilakukan agar masyarakat tidak semakin mudah terjerumus dalam praktik perjudian melalui internet. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga diminta menyelaraskan langkah pemberantasan judol dengan kebijakan pemerintah pusat.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Said Muhammad Mohan, menegaskan bahwa pemberantasan judi online tidak cukup hanya dilakukan melalui imbauan. Pemerintah daerah harus mengambil tindakan nyata dengan memantau dan memastikan situs-situs perjudian yang masih beroperasi segera diblokir.

"Kita fokusnya ke pemblokiran. Pemerintah pusat kan fokus ke masalah pemblokiran, kita ingin apa yang menjadi semangat pemerintah pusat kemudian linear dilakukan juga oleh Pemerintah Kota Bogor, dalam hal ini Diskominfo," ujar Mohan, Jumat (6/11/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pembahasan bersama Diskominfo, sejauh ini belum ada laporan masyarakat terkait situs judi online yang perlu segera ditindaklanjuti.

Padahal, situs perjudian daring terus bermunculan dengan berbagai nama dan alamat baru. Bahkan, ketika satu situs berhasil diblokir, operator judi online kerap kembali membuka akses melalui website berbeda.

Kondisi tersebut membuat DPRD mempertanyakan efektivitas sekaligus kecepatan respons Diskominfo dalam menangani pemblokiran situs perjudian.

Mohan meminta adanya kejelasan mengenai durasi penanganan laporan, mulai dari informasi diterima hingga situs yang dilaporkan benar-benar tidak dapat diakses.

Menurutnya, apabila mekanisme pengaduan dan pemblokiran sudah berjalan efektif, masyarakat perlu dilibatkan untuk membantu mengidentifikasi situs judi online yang masih aktif.

Namun, kanal pengaduan tersebut harus disosialisasikan secara masif melalui media sosial dan media massa agar masyarakat mengetahui cara melaporkan aktivitas perjudian daring.

" Diblokir satu, dia akan tumbuh lagi. Diblokir lagi, dia akan tumbuh lagi. Nah, itu tidak boleh kalah cepat. Jadi pemerintah harus lebih cepat daripada mereka berganti-ganti nama," tegasnya.

Bogor Selatan Jadi Perhatian

Selain persoalan pemblokiran situs, Mohan turut menyoroti dampak sosial judi online yang semakin mengkhawatirkan di tengah masyarakat Kota Bogor.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kecamatan Bogor Selatan. Berdasarkan data transaksi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang disinggung dalam pembahasan tersebut, wilayah ini tercatat memiliki nilai transaksi judi online tertinggi.