POJOKBOGOR.id - Rektor IPB University, Arif Satria dikukuhkan sebagai wakil ketua panitia seleksi atau Pansel KPK.

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno mengumumkan 9 anggota panitia seleksi atau Pansel KPK yang telah disetujui Presiden Jokowi melalui Keputusan Presiden tentang Panitia Seleksi Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK, salah satunya Rektor IPB University Arif Satria pada 30 Mei 2024.

"Pak Presiden menetapkan ketuanya adalah Muhammad Yusuf Ateh, beliau Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Wakil ketuanya Arif Satria, rektor IPB sekaligus ketua ormas besar ya”, ujar Pratikno.

Baca Juga: Dinkes Kota Bogor Beberkan Pemicu Keracunan Makanan yang Mengorbankan 71 Orang di Acara Haul

Rektor IPB University Arif Satria sudah dihubungi pihak istana satu hari sebelum perilisan 11 nama yang masuk penjaringan calon anggota Pansel KPK, yaitu pada 16 Mei 2024.

Selama berkarier, Arif memulai perjalanannya menjadi akademisi.

Ia lahir pada 17 September 1971, di Pekalongan, Jawa Tengah.

Selama menempuh pendidikan sekolah, ia menjadi siswa berprestasi dan siswa teladan 1 tingkat SMP 1986 serta tingkat SMA 1989.

Baca Juga: Profil Ade Wardhana Adinata, Bakal Calon Bupati Bogor 2024 - 2029

Selain itu, ia juga aktif berorganisasi yang pernah dipilih menjadi ketua OSIS ketika SMP.

Setelah lulus SMA pada 1990, Arif melanjutkan pendidikan tinggi di jurusan Sosial Ekonomi Pertanian IPB melalui jalur undangan.

Saat kuliah, ia juga aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan, seperti Presidium Senat Mahasiswa IPB, National Director, dan pendiri International Association of Student in Agricultural and Related Science Indonesia.

Baca Juga: 71 Warga Kota Bogor Keracunan Makanan Usai Hadiri Haul, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Setelah itu, Arif melanjutkan pendidikan magister di IPB dengan jurusan Sosiologi Pedesaan yang lulus pada 1999. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan jenjang doktor di Kagoshima University, Jepang, Departemen Ilmu Sosial Kelautan yang lulus pada 2006.

Arif juga aktif mengikuti organisasi internasional, yaitu OrganisasiFisheries Center, University of British Columbia, Kanada pada 2004dan Lab. of International Marine Policy, Kagoshima University, Jepang pada 2000.

Selain menjabat sebagai Wakil Pansel KPK, saat ini, Arif juga sedang menduduki posisi sebagai Rektor IPB pada periode keduanya.

Selain itu, ia juga pernah menduduki jabatan lain di IPB, seperti Direktur Riset dan Kajian Strategis IPB (2008-2010), Sekretaris Bagian Kependudukan, Kajian Agraria dan Ekologi Politik, Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan masyarakat IPB (2007-2010), dan Sekretaris Rektor IPB (1996-1997).

Arif Satria pernah menduduki jabatan strategis di luar IPB, antara lain Komisaris Utama PTPN Holding, Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2012-2019, Anggota Dewan Pengawas Perum Perikanan Indonesia (2013-2017), dan Tim Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan (2001-2002).

Rektor IPB University Arif Satria juga pernah menjadi Ketua Forum Rektor Indonesia pada 2020 dan delegasi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Bumi Rio +20 yang diselenggarakan PBB di Brasil pada 2012.