POJOKBOGOR.id – Peristiwa menegangkan terjadi di Kampung Kubang, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (5/10/2026). Seorang bocah berusia empat tahun terperosok ke dalam sumur sedalam sekitar 15 meter.

Nahasnya, seorang warga yang berusaha menyelamatkan bocah tersebut justru ikut terjebak di dalam sumur hingga kehilangan kesadaran akibat kekurangan oksigen.

Beruntung, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor berhasil mengevakuasi keduanya dalam kondisi selamat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit.

“Korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur dalam keadaan selamat,” kata Yudi di Bogor.

Kejadian bermula sekitar pukul 14.50 WIB ketika Tania Medina Nuha (4) sedang bermain di sekitar sumur.

Sumur tersebut diketahui memiliki kedalaman sekitar 15 meter dan bagian atasnya ditutup menggunakan asbes.

Saat bermain, Tania diduga menginjak penutup tersebut. Karena tidak kuat menahan beban, penutup sumur kemudian jebol hingga korban terperosok ke dalam.

Warga Berusaha Selamatkan Bocah

Melihat Tania jatuh ke dalam sumur, seorang warga bernama Darsa (38) langsung berusaha memberikan pertolongan.

Darsa masuk ke dalam sumur tanpa dilengkapi peralatan keselamatan. Namun, kondisi di dalam sumur ternyata membahayakan.

Darsa mengalami kekurangan oksigen hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Warga yang panik kemudian segera menghubungi petugas Damkar Sektor Cileungsi. Laporan diterima sekitar pukul 15.08 WIB.

Petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.

45 Menit Evakuasi, Dua Korban Selamat

Evakuasi dilakukan tim penyelamat Damkar Sektor Cileungsi dan Gunung Putri dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, perangkat wilayah serta masyarakat.

Petugas harus bekerja hati-hati untuk mengeluarkan kedua korban dari dalam sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter tersebut.

Setelah sekitar 45 menit, proses evakuasi akhirnya berhasil.

Tania dan Darsa berhasil dikeluarkan dari dalam sumur dalam kondisi selamat. Keduanya kemudian diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke RSUD Cileungsi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi perhatian bagi warga agar memastikan penutup sumur benar-benar aman dan kuat, terutama apabila berada di sekitar area aktivitas anak-anak.