BOGOR, POJOKSATU.id - Warga Kota dan Kabupaten Bogor yang menerima bantuan sosial (bansos) melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) diminta lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan kartu dan data pribadi.
Menjelang pencairan PKH dan BPNT tahap keempat tahun 2026, penerima manfaat perlu memastikan rekening bantuan tidak disalahgunakan oleh orang lain.
Sebab, penggunaan identitas dan rekening tanpa pengawasan pemilik dapat menimbulkan persoalan keuangan, termasuk transaksi yang tidak dikenali.
Risiko tersebut perlu mendapat perhatian khusus, terutama bagi penerima bansos lanjut usia yang membutuhkan bantuan keluarga ketika melakukan transaksi.
Jangan Pinjamkan KKS untuk Menerima Transfer Orang Lain
Salah satu tindakan yang sebaiknya dihindari adalah menyerahkan KKS beserta PIN kepada orang lain untuk digunakan melakukan transaksi.
Contohnya, ketika seseorang meminjam kartu milik penerima bansos untuk menerima transfer uang atau menarik dana pribadi.
Meskipun terlihat sederhana, tindakan tersebut dapat menimbulkan risiko penyalahgunaan rekening.
Apabila terjadi transaksi mencurigakan, pemilik rekening juga dapat mengalami kesulitan saat menjelaskan transaksi yang bukan dilakukannya sendiri.
Namun, perlu ditegaskan bahwa menerima transfer ke rekening tidak secara otomatis mengakibatkan bansos dihentikan.
Penetapan kelayakan penerima bansos dilakukan melalui mekanisme pendataan dan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Jangan Berikan KTP untuk Mengajukan Pinjaman
Selain KKS, penerima bantuan juga perlu menjaga keamanan KTP dan kartu keluarga.
Data kependudukan tidak boleh digunakan oleh pihak lain tanpa persetujuan, terutama untuk mengajukan pinjaman atau membeli barang secara kredit atas nama pemilik identitas.
Misalnya, seorang penerima bansos meminjamkan KTP kepada orang lain untuk mengajukan kredit kendaraan.
Tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kewajiban utang dan persoalan administrasi bagi pemilik identitas.
Kondisi ekonomi dan kepemilikan aset keluarga juga merupakan bagian dari informasi yang digunakan dalam pengelompokan kesejahteraan pada DTSEN.
Karena itu, data yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahan penilaian.
Begini Cara Mengamankan KKS
Bagi warga Bogor pemegang KKS, terdapat beberapa langkah sederhana untuk melindungi rekening bantuan.
Pertama, simpan kartu dan PIN secara pribadi. Kedua, jangan memberikan kode OTP atau informasi rekening yang bersifat rahasia kepada pihak tidak dikenal.
Ketiga, periksa saldo serta riwayat transaksi melalui kanal resmi bank penyalur.
Jika menemukan transaksi yang tidak dikenali, segera hubungi bank untuk mendapatkan penanganan.
Penerima bansos juga dapat menghubungi pendamping sosial apabila mengalami kendala yang berkaitan dengan kepesertaan bantuan.
Menjaga KKS dan dokumen kependudukan merupakan langkah penting agar warga Bogor dapat menerima bantuan secara aman dan terhindar dari penyalahgunaan identitas.



