POJOKBOGOR.id - Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu memastikan pembangunan kantong parkir untuk truk tanbang di Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang dan Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, telah mencapai 60 persen.
Asmawa Tosepu menargetkan, kantong parkir tersebut dapat digunakan pada akhir Januari 2024. Sehingga diharapkan, truk tambang tidak lagi lalu lalang pada jam-jam yang dilarang.
"Hari ini kami turun ke wilayah memastikan progres pembangunan kantong parkir berjalan dengan baik. Saat ini progresnya mencapi 60 persen. Paling lambat akhir Januari sudah bisa digunakan," kata Asmawa Tosepu, Senin (8/1).
Baca Juga: Bima Arya Tekankan Manfaatkan Bonus Demografi, Jemput Indonesia Emas 2045
Pembangunan kantong parkir hanyalah upaya jangka pendek untuk menertibkan operasional truk tambang. Untuk jangka panjang, Asmawa Tosepu menargetkan pembangunan jalan khusus angkutan tambang segera rampung.
Ia juga meminta agar para pengusaha tambang memperhatikan ketentuan perizinan, juga terkait berat muatan kapasitas yang dipersyaratkan adalah 8 ton.
“Apakah mereka sudah taat dengan ketentuan yang ada, harus kita pastikan bersama-sama,” tambahnya.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Leuwisadeng Disebabkan Truk Tambang Nakal, Melintas di Luar Jam Operasional
Komitmen penanganan permasalahan angkutan tambang di wilayah Parung Panjang, pihaknya juga telah melakukan koordinasi baik internal Pemerintah Kabupaten Bogor maupun lintas sektor dengan melibatkan pemerintah Provinsi, unsur Forkopimda, pihak terkait termasuk unsur legislatif baik pimpinan DPRD Kabupaten Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor dapil V meliputi kecamatan yang ada di wilayah Bogor Barat.
“Sudah kami komunikasikan juga koordinasikan baik dengan banyak pihak termasuk pihak ketiga bersedia menjadi investor. Karena butuh proses untuk membangun jalan tol tambang ini,” tegasnya. ***


.webp)
