POJOKBOGOR.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat ada 44 kejadian bencana alam selama periode 1-7 Desember 2023. Mayoritas bencana alam yang terjadi di Kota Bogor yaitu longsor, banjir dan pohon tumbang.

"Antisipasinya, hari ini kami membentuk kelurahan tanggung bencana, bagaimana edukasi kepada warga yang tinggal di lokasi rawan bencana, itu segera melakukan evakuasi diri, bahwa keselamatan jiwa itu yang utama," kata Kepala Pelaksanan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor yang baru, Hidayatullah, Jumat (08/12/2023).

Selain itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan dinas terkait sesuai kewenangannya, bahwa pastikan mengakselerasi penanganan pasca bencana tersebut.

Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Pamijahan, 14 Rumah Hancur

"Selain juga kami mengevakuasi warga yang memang menurut kami sudah tidak layak tingal disitu, kita siapkan hunian sementara. Baik mereka mengontrak, maupun juga rusunawa milik pemerintah yang sudah disiapkan," ucap Hidayatullah.

Menurut Hidayatullah dari total 44 bencana itu tersebar di 6 kecamatan, tapi memang melihat kondisi kontur yang paling rawan adalah wilayah Bogor selatan.

"Bogor selatan ini konturnya berbeda, sehingga tanah longsor itu sering terjadi dan wilayah-wilayah lain yang memang berbatasan dengan aliran sungai," ungkap Hidayatullah.

Baca Juga: Ratusan Kecamatan di Jawa Barat Terancam Bencana

Hidayat menghimbau aparat wilayah jangan pernah bosan melakukan edukasi dan komunikasi dengan warga, bahwa keselamatan adalah hal utama.

"Ditambah, nanti kita akan berkoordinasi dengan, pihak terkait untuk apa yang akan kita lakukan. Intinya kita akan menyiapkan memanusiakan manusia, tempat relokasi untuk mereka kedepannya sudah ada," tutup Hidayatullah. ***