POJOKBOGOR.id - Petugas Dinsos Kota Bogor mengamankan seorang gelandangan tajir yang belum diketahui identitasnya pada Kamis, 23 Agustus 2023.

Dari lelaki yang diperkirakan berusia 25 tahun itu, petugas Dinsos Kota Bogor menemukan uang cash senilai Rp50 juta yang disimpan di dalam celananya.

Kabid Rehabilitas Sosial pada Dinsos Kota Bogor, Dody Wahyudin menuturkan, pria yang diduga pengemis atau gelandangan ini diamankan jajarannya di Alun-alun Kota Bogor.

"Jadi sore ini kita mendapati kembali seorang pengemis di Alun alun Kota Bogor yang dievakuasi atas pengaduan dari masyarakat, karena agak menganggu para pengunjung," kata Dody.

Baca Juga: Layanan Kependudukan di Kabupaten Bogor Tutup hingga Entah Kapan

Kemudian, dilanjutkan Dody Wahyudin, pria yang diduga gelandangan ini dievakuasi ke Kantor Dinsos Kota Bogor. Dan, karena kondisinya yang kotor, akhirnya petugas sesuai SOP memandikan pria diduga gelandangan ini.

Namun, saat akan dimandikan, pria diduga gelandangan ini selalu memegangi celananya. Dan tiba-tiba ada bungkusan yang terjatuh dari celananya tersebut.

Setelah di cek petugas Dinsos Kota Bogor, ternyata bungkusan tersebut berisi uang senilai Rp30 juta dalam bentuk Rp100 ribu dari tiga gepok.

Baca Juga: Ketua RT dan RW di Kabupaten Bogor akan Didaftarkan dalam BPJS Ketenagakerjaan

Kemudian, pihaknya mencoba mengecek lebih lanjut kondisi celana pria diduga gelandangan yang tuna wicara ini, dan ditemukan sejumlah uang lainnya.

"Kita buka lagi semua sampai saat ini mungkin jumlahnya sekitar 50 jutaan lebih, karena masih belum beres dalam penghitungan," ucap Dody.

Atas temuan ini, ditambahkan Dody Wahyudin, tindaklanjut yang akan dilakukan pihaknya yakni melakukan pengecekan identitas melalui iris mata. Sebab, dari tubuh pria diduga gelandangan ini tidak ditemukan kartu identitas.

Baca Juga: Jangan Dilanggar, Sekarang yang Lawan Arus di Dua Titik Ini Bakal Ditilang Polresta Bogor Kota

"Assessment selanjutnya kita iris mata dulu nanti kita akan pertemukan dengan keluarganya apabila sudah jelas data identitas kependudukan," ujar Dody.

"Karena jangan sampai ini disalahgunakan atau ada oknum lain yang memanfaatkan, kita khawatir itu karena ada uang. Dan kita juga dengan kondisinya sudah ada uang kita khawatir juga terhadap keamanannya," tutup kabid Dinsos Kota Bogor itu.