BOGOR, POJOKBOGOR.id – Sebuah mobil terperosok ke dalam jurang di wilayah Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jumat (2/10/2026).
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Sektor Ciomas turun melakukan proses evakuasi kendaraan dari medan yang cukup sulit.
Dari dokumentasi di lokasi, posisi kendaraan berada lebih rendah dari badan jalan sehingga proses pengangkatan tidak dapat dilakukan seperti menarik kendaraan mogok pada umumnya.
Petugas harus memperhitungkan posisi kendaraan, kemiringan medan serta titik pengikatan agar mobil tidak kembali bergeser ketika proses evakuasi berlangsung.
Baca Juga: Innalillahi Mobil Rombongan Wisata Masuk ke Jurang di Megamendung, Empat Orang Jadi Korban
Setelah dilakukan penanganan secara bertahap, kendaraan akhirnya berhasil dikeluarkan dari jurang.
Hingga artikel ini disusun, belum ditemukan keterangan resmi mengenai penyebab kendaraan keluar dari jalur, identitas pengemudi maupun ada tidaknya korban dalam kejadian tersebut.
Karena itu, dugaan mengenai penyebab kecelakaan belum dapat disimpulkan.
Namun insiden di Dramaga membuka sisi lain pekerjaan pemadam kebakaran yang jarang terlihat: Damkar ternyata juga menjadi salah satu pihak yang kerap dipanggil untuk menyelamatkan kendaraan yang terperosok hingga masuk jurang.
Baca Juga: Innalillahi! Sopir Ngantuk Brutal, Truk Tronton di Gunungputri Bogor Nyaris Nyemplung ke Jurang
Damkar Bukan Cuma Memadamkan Api
Secara kelembagaan, nama instansinya kini bahkan sudah menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor.
Peraturan Bupati Bogor Nomor 60 Tahun 2025 mengatur secara khusus kedudukan, organisasi, tugas dan fungsi dinas tersebut sebagai perangkat daerah yang menjalankan urusan kebakaran sekaligus penyelamatan.
Situs resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor juga menegaskan tugas petugas tidak berhenti pada kebakaran.
Dinas menjalankan tugas penyelamatan, evakuasi hingga mitigasi kejadian non-kebakaran.
Dalam praktiknya, laporan yang masuk bahkan sangat beragam.
Analis Kebakaran Damkar Kabupaten Bogor, Burhan, pernah menjelaskan bahwa petugas menerima permintaan penyelamatan mulai dari benda jatuh ke saluran hingga kendaraan yang masuk jurang.
“Di booth kami, masyarakat bisa melihat langsung berbagai jenis pakaian operasional Damkar, seperti pakaian penanganan sarang tawon, pakaian penyelamatan (rescue), dan fire jacket untuk pemadaman api,” kata Burhan, Senin (16/6/2025).
Ia juga menjelaskan petugas Damkar Kabupaten Bogor kerap menerima laporan non-kebakaran, termasuk mobil yang terperosok ke jurang.
Baca Juga: Ogah Diajak USG oleh Pacar, Seorang Lelaki Nekat Lompat ke Jurang
Artinya, kejadian di Sinarsari bukan jenis penanganan yang sepenuhnya asing bagi tim Damkar.
Tahun Ini Damkar Beberapa Kali Evakuasi Kendaraan
Data resmi layanan Bogor Siaga 112 memperlihatkan permintaan pertolongan terhadap kendaraan yang terperosok muncul berulang sepanjang 2026.
Pada Minggu (29/3/2026), misalnya, sebuah mobil dilaporkan masuk ke jurang di Kecamatan Citeureup.
Laporan tersebut diteruskan kepada Polres Bogor dan Dinas Pemadam Kebakaran. Mobil kemudian berhasil dievakuasi petugas.
Sehari setelahnya, Senin (30/3/2026), Damkar kembali menerima laporan kendaraan yang terjebak di tanah di wilayah Citeureup dan berhasil melakukan evakuasi.
Baca Juga: Pengendara Vespa Ditemukan Tewas dalam Jurang
Sebelumnya pada Senin (23/3/2026), kendaraan lain dilaporkan terperosok ke parit dan membutuhkan bantuan petugas.
Kasus-kasus tersebut memang terjadi di lokasi berbeda dan tidak memiliki penyebab yang sama.
Namun catatan itu menunjukkan bahwa evakuasi kendaraan telah menjadi bagian nyata dari layanan penyelamatan yang ditangani Damkar Kabupaten Bogor.
Sektor Ciomas Pernah Tangani Mobil Masuk Saluran Air
Damkar Sektor Ciomas yang turun dalam kejadian Dramaga juga sebelumnya pernah menerima laporan serupa.
Pada Sabtu (2/5/2026), sebuah mobil terperosok ke saluran air di Kecamatan Tamansari.
Laporan resmi Siaga 112 mencatat permintaan penanganan saat itu diteruskan ke Sektor Ciomas.
Namun ada satu detail menarik.
Karena keterbatasan peralatan evakuasi pada sektor saat itu, tim Rescue Mako Cibinong akhirnya dikerahkan menuju lokasi untuk membantu proses penanganan.
Mobil kemudian berhasil dievakuasi.
Baca Juga: Lupa Tem Tangan, Mobil Honda Brio Terperosok ke Jurang saat Diparkir Pemiliknya
Kasus tersebut menunjukkan penyelamatan kendaraan bukan hanya soal jumlah personel.
Jenis peralatan yang tersedia juga menentukan bagaimana sebuah operasi dapat dilakukan, terutama jika kendaraan berada di posisi ekstrem seperti saluran dalam atau jurang.
Ada Kasus Mobil Hampir Masuk Jurang, Damkar Tak Bisa Menjangkau Lokasi
Persoalan medan bahkan bisa membuat proses pertolongan tidak dapat dilakukan menggunakan unit Damkar.
Bogor Siaga 112 mencatat kejadian di Kecamatan Nanggung pada Senin (17/8/2026).
Saat itu sebuah mobil dilaporkan hampir masuk jurang dan masyarakat meminta bantuan untuk melakukan evakuasi.
Damkar merespons laporan tersebut.
Baca Juga: Begini Nasib Penumpang Mobil yang Terjun ke Jurang di Tamansari Bogor
Namun kendaraan operasional tidak bisa mencapai titik kejadian akibat keterbatasan akses jalan.
Kasus Nanggung memperlihatkan salah satu tantangan terbesar dalam penyelamatan di Kabupaten Bogor: medan dan akses menuju lokasi.
Wilayah Kabupaten Bogor sangat luas dengan karakter geografis yang beragam, mulai dari kawasan perkotaan, perbukitan, jalan desa sempit hingga kawasan pegunungan.
Karena itu, kendaraan masuk jurang dapat menjadi operasi yang jauh lebih rumit dibandingkan yang terlihat dari permukaan.
Dramaga Juga Punya Titik dengan Kontur Rentan
Kecamatan Dramaga sendiri memiliki bentang wilayah yang tidak seluruhnya datar.
Catatan BPBD Kabupaten Bogor menunjukkan kejadian tanah longsor masih ditemukan di sejumlah desa di wilayah tersebut.
Pada Kamis (20/8/2026), misalnya, longsor terjadi di Kampung Cilubangi, Desa Sukadamai setelah hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang.
BPBD mencatat faktor tanah labil menyebabkan pondasi rumah terbawa longsor dan merusak bagian dapur serta kamar mandi.
Kejadian tersebut tidak berkaitan langsung dengan mobil yang terperosok di Sinarsari.
Namun data itu menunjukkan sebagian wilayah Dramaga memiliki kontur dan kondisi medan yang membutuhkan kewaspadaan, khususnya ketika berada di dekat lereng atau perbedaan elevasi.
Baca Juga: Avanza Berisi 10 Orang Terjun ke Jurang di Tamansari Bogor
Kenapa Mobil di Jurang Tidak Bisa Asal Ditarik?
Evakuasi kendaraan dari jurang berbeda dengan menarik mobil yang mogok di jalan datar.
Petugas harus lebih dulu memastikan kendaraan tidak bergerak lebih jauh.
Posisi titik penarikan juga harus diperhitungkan agar beban tidak menyebabkan kendaraan berputar, terguling atau justru meluncur semakin dalam.
Petugas yang bekerja di bawah atau dekat kendaraan juga menghadapi risiko tersendiri apabila pengikatan tidak stabil.
Baca Juga: Rumah 2 Lantai di Baranangsiang Terbakar, Damkar Tiba 11 Menit Setelah Laporan
Karena itulah proses seperti yang dilakukan di Sinarsari biasanya membutuhkan koordinasi, tali atau alat penarik, pengamanan kendaraan serta pemilihan titik pijakan petugas.
Semakin curam dan sulit medan, semakin kompleks pula prosesnya.
Layanan 112 Bisa Digunakan untuk Kejadian Non-Kebakaran
Masyarakat Kabupaten Bogor sebenarnya memiliki akses pelaporan untuk kejadian seperti kendaraan terperosok melalui layanan darurat 112.
Data Siaga 112 memperlihatkan laporan kendaraan terperosok selama ini ditempatkan dalam kategori bantuan umum atau kecelakaan, kemudian diteruskan kepada instansi yang dinilai paling relevan seperti Damkar, kepolisian maupun tim rescue.
Layanan tersebut bebas pulsa dan menjadi salah satu pintu koordinasi kegawatdaruratan Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Mulai Dari Damkar Hingga BPBD Berikut Nomor 'Situasi Darurat' di Kota Bogor
Model seperti ini penting karena dalam kejadian di jurang, upaya evakuasi mandiri tanpa perlengkapan dapat menimbulkan risiko baru.
Bukan hanya kendaraan yang bisa jatuh lebih dalam, orang yang berusaha menolong juga berpotensi ikut terjatuh.
Evakuasi Dramaga Perlihatkan Wajah Lain Petugas Damkar
Bagi masyarakat, Damkar mungkin masih identik dengan mobil merah, selang dan kebakaran.
Namun kejadian di Sinarsari memperlihatkan fungsi lain yang semakin sering dijalankan.
Petugas juga turun ketika mobil masuk jurang.
Mereka mengevakuasi satwa.
Membantu kendaraan terperosok.
Melakukan penyelamatan dalam kondisi darurat.
Bahkan laporan resmi Siaga 112 menunjukkan sebagian operasi dilakukan pada medan yang cukup sulit hingga membutuhkan dukungan tim rescue dari sektor lain.
Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bogor, Damkar Semprot 11 Wilayah untuk Tekan Paparan Debu
Dalam penjelasannya tentang pelayanan Damkar, Burhan menekankan bahwa edukasi dan kesiapsiagaan merupakan bagian dari tugas tersebut.
“Partisipasi kami bukan sekadar pameran, tapi bagian dari misi membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana,” ujar Burhan, Senin (16/6/2025).
Kasus Dramaga akhirnya menjadi contoh sederhana bahwa kata “penyelamatan” pada nama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bukan sekadar tambahan nomenklatur.
Pada Jumat itu, yang dihadapi petugas bukan kobaran api.
Melainkan sebuah kendaraan di dasar jurang yang harus diangkat kembali ke tempat aman.
Dan pekerjaan seperti itu ternyata bukan pertama kali mereka lakukan tahun ini.



