POJOKBOGOR.id – Misteri perubahan warna Mata Air Kareo di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, mulai menemui titik terang.

Air yang biasanya terlihat normal mendadak berubah menjadi merah pada Minggu, 20 September 2026.

Fenomena itu viral di media sosial dan membuat warga berdatangan ke lokasi. Sebagian bahkan terlihat membawa air menggunakan botol dan galon.

Namun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor meminta masyarakat tidak terburu-buru mengaitkan fenomena tersebut dengan hal mistis maupun menganggap air memiliki khasiat tertentu.

Kepala DLH Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, mengatakan tim telah mendatangi lokasi dan mengambil sampel air untuk diperiksa.

Baca Juga: Setelah 79 Bangli Dibongkar, Rekayasa Lalu Lintas Pasar Cisarua Disiapkan

Saat petugas tiba, warna merah sudah menghilang dan kondisi mata air kembali seperti semula.

“Pas kita ke sana memang sudah selesai kan merahnya. Jadi ini dugaan sementara sambil menunggu hasil lab,” kata Teuku Mulya, Selasa (22/9/2026).

 

DLH Telusuri Dugaan Pewarna Kain

Salah satu dugaan yang ditelusuri DLH adalah masuknya zat pewarna dari kain atau material lain ke dalam air.

Perubahan warna yang terjadi hanya dalam waktu singkat menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam pemeriksaan tersebut.

Teuku menjelaskan, aktivitas mencuci kain yang warnanya luntur dapat menimbulkan pigmen dan membuat air berubah warna untuk sementara.

Selain aktivitas manusia, faktor alami seperti jamur atau ganggang juga termasuk kemungkinan yang perlu dilihat secara ilmiah.

Karena itu, DLH belum menjadikan dugaan pewarna kain sebagai kesimpulan akhir sebelum pemeriksaan sampel selesai.

Baca Juga: Selama Dua Dekade Ruko Warung Jambu Bersengketa, Ahli Waris Istri Pertama Ancam Bakal Ambil Langkah Pidana

Teuku meminta masyarakat tidak langsung menghubungkan fenomena alam atau perubahan kondisi lingkungan dengan sesuatu yang bersifat gaib.

“Jangan mengambil kesimpulan bahwa itu sesuatu yang magic atau keramat atau mukjizat yang disucikan, tapi bersandarlah pada ilmu pengetahuan,” kata Teuku, Selasa (22/9/2026).

 

Air Merah Hanya Muncul Singkat

Berdasarkan keterangan aparat di lokasi, perubahan warna air berlangsung relatif singkat, sekitar 30 menit hingga satu jam.

Kapolsek Gunung Sindur AKP Ucup Supriyatna mengatakan petugas langsung mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi mengenai fenomena tersebut.

Namun ketika dilakukan pengecekan, kondisi air sudah kembali normal.

“Kita lihat langsung air sudah kembali normal seperti biasanya, warnanya biasa,” kata Ucup, Minggu (20/9/2026).

Baca Juga: UYC 2026 Kick Off di IPB University, PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas

Pemerintah Desa Cibadung juga memilih menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dibanding berspekulasi mengenai penyebab air berubah merah.

Kepala Desa Cibadung, Bardi, mengatakan sampel air telah diambil dan pihak desa berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Bogor.

“Kita jawabnya nanti pakai ilmiah saja,” kata Bardi, Minggu (20/9/2026).

Baca Juga: TP PKK Kota Bogor Gandeng RRI Perkuat Sinergi Penyebarluasan Informasi Program Pemerintah ke Masyarakat

 

Warga Diingatkan Jangan Langsung Meminum Air

Perhatian pemerintah juga tertuju pada aktivitas sejumlah warga yang sempat mengambil air dari lokasi saat fenomena tersebut terjadi.

DLH mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menggunakan atau meminum air hanya karena dianggap memiliki khasiat tertentu.

Keamanan air untuk dikonsumsi perlu dipastikan melalui pemeriksaan kualitas dan kandungan air sesuai prosedur.

Baca Juga: Tak Jadi Ditutup, Perlintasan Gaperi 'Naik Kelas': Palang Bambu Diganti, Pos dan Petugas Resmi Disiapkan

Terlebih, perubahan warna menunjukkan adanya kemungkinan zat atau faktor tertentu yang masuk atau berkembang di dalam air.

Hasil pemeriksaan laboratorium menjadi penting untuk memastikan kandungan yang sebenarnya sekaligus menentukan penyebab perubahan warna tersebut.

Untuk sementara, kondisi Mata Air Kareo telah kembali seperti semula.

Baca Juga: Merasakan Langsung Skybridge Bojonggede, Naik KRL Bonus Olahraga Jalan Kaki Sekali Lewat 243 Meter

Fenomena air merah yang sebelumnya ramai dikaitkan dengan cerita mistis kini diarahkan pada pendekatan ilmiah: mencari tahu zat apa yang menyebabkan perubahan warna dan memastikan kondisi air aman bagi masyarakat.