BOGOR.POJOKSATU.id - Kasus pembunuhan sopir taksi online berinisial UA (42) akhirnya menemui titik terang setelah Polres Bogor berhasil menangkap dua pelaku yang diduga kuat sebagai dalang di balik aksi keji tersebut.
Korban sebelumnya ditemukan tewas dalam kondisi terikat di KM 30 Tol Jagorawi, kawasan Kampung Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengungkapkan bahwa kedua tersangka berinisial RS dan AH ditangkap jauh dari lokasi kejadian, tepatnya di wilayah Ciamis, Jawa Barat.
Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan pengejaran intensif dan mempelajari pola pelarian kedua pelaku.
Yang menarik perhatian, RS dan AH ternyata dibekuk saat sedang melakukan ritual spiritual di sebuah makam yang dianggap keramat oleh warga setempat.
Polisi menduga keduanya berupaya mencari perlindungan gaib agar terhindar dari pengejaran aparat.
“Kedua tersangka saat diamankan sedang melakukan paniisan, yaitu ritual meminta pertolongan dari hal-hal gaib di pemakaman keramat,” jelas Kapolres Wikha dalam keterangannya, Kamis (13/11/2025).
Setelah diamankan tanpa perlawanan, kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolres Bogor untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Dari hasil penyelidikan sementara, RS dan AH mengaku motif utama mereka adalah faktor ekonomi. Keduanya mengaku terdesak kebutuhan keluarga hingga memilih jalan kriminal.
Polisi kini masih mendalami lebih jauh perencanaan aksi tersebut, termasuk bagaimana para pelaku mengeksekusi korban hingga meninggalkannya di pinggir tol dalam kondisi tangan, kaki, dan mulut terikat.
Penyidik juga tengah mengumpulkan bukti tambahan serta memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat.
Kasus ini menyita perhatian publik karena menggambarkan risiko tinggi yang dihadapi pekerja transportasi daring.
Polres Bogor memastikan akan menuntaskan kasus hingga tuntas dan menjerat para pelaku dengan pasal berlapis sesuai tindak pidana yang dilakukan. ***


