POJOKSATU.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi berbagi uang baru kepada keluarga, keponakan, hingga anak-anak menjadi salah satu kebiasaan yang masih sangat populer di Indonesia.
Setiap tahun, permintaan terhadap uang pecahan baru selalu meningkat menjelang Lebaran.
Banyak orang rela mengantre di bank atau layanan penukaran resmi demi mendapatkan uang yang masih baru dan rapi untuk dibagikan saat hari raya.
Namun belakangan ini, muncul tren baru di masyarakat, yaitu jasa tukar uang baru yang ditawarkan melalui marketplace, termasuk di platform Shopee.
Baca Juga: Sering Terjadi Saat Puasa! Ini 7 Penyakit yang Paling Banyak Dialami Saat Ramadhan
Layanan ini menjadi perbincangan karena dianggap lebih praktis tanpa perlu antre panjang.
Lalu, muncul pertanyaan yang banyak dicari masyarakat apakah jasa tukar uang di Shopee aman digunakan untuk kebutuhan Lebaran 2026?
Mengapa Jasa Tukar Uang di Shopee Ramai Dicari?
Ada beberapa alasan mengapa jasa tukar uang baru di marketplace seperti Shopee menjadi semakin populer menjelang Lebaran.
Pertama adalah kemudahan akses.
Baca Juga: Berapa Nominal Bonus Hari Raya Ojol 2026? Ini Perkiraan Uang yang Bisa Diterima Driver dan Kurir
Pengguna cukup mencari produk jasa tukar uang di aplikasi Shopee, memilih nominal uang yang diinginkan, lalu melakukan pembayaran seperti membeli barang biasa.
Kedua adalah praktis dan hemat waktu.
Banyak orang tidak memiliki waktu untuk mengantre di bank atau lokasi penukaran uang resmi.
Ketiga, beberapa penjual menawarkan paket uang pecahan yang sudah disusun rapi sehingga siap dibagikan saat Lebaran.
Karena alasan tersebut, tidak sedikit masyarakat yang tertarik menggunakan jasa ini.
Apakah Tukar Uang di Shopee Aman?
Secara umum, masyarakat perlu berhati-hati saat menggunakan jasa tukar uang melalui marketplace.
Hal ini karena platform seperti Shopee sebenarnya bukan tempat resmi untuk layanan penukaran uang, melainkan marketplace yang mempertemukan penjual dan pembeli.
Baca Juga: THR Ojol Masih Jadi Perdebatan, Kemnaker Dorong Perusahaan Beri Bonus Hari Raya Lebaran 2026
Artinya, transaksi yang terjadi bergantung pada pihak penjual yang menawarkan jasa tersebut.
Ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan, antara lain:
-
kemungkinan menerima uang yang tidak sesuai nominal
-
kualitas uang tidak baru seperti yang dijanjikan
-
potensi penipuan dari penjual tidak terpercaya
Selain itu, dalam beberapa kasus, biaya jasa yang dikenakan juga cukup tinggi.
Misalnya, untuk mendapatkan uang pecahan baru Rp100 ribu senilai Rp1 juta, pembeli bisa saja harus membayar lebih dari nominal tersebut karena adanya biaya jasa penukaran.
Baca Juga: Ramadan Penuh Berkah, Pertamina Ajak Komunitas Ojol dan UMKM Santuni 60 Anak Yatim di Tangerang
Penukaran Uang Resmi dari Bank Indonesia
Untuk menghindari risiko, masyarakat sebenarnya disarankan menggunakan layanan penukaran uang resmi yang disediakan oleh Bank Indonesia (BI).
Setiap tahun menjelang Lebaran, Bank Indonesia biasanya membuka program penukaran uang baru melalui bank-bank yang bekerja sama.
Layanan ini biasanya tersedia melalui:
-
bank umum
-
mobil kas keliling
-
lokasi penukaran resmi di berbagai kota
Selain lebih aman, layanan ini juga tidak mengenakan biaya tambahan seperti jasa tukar uang yang tidak resmi.
Tips Aman Tukar Uang Baru
Jika masyarakat tetap ingin menggunakan jasa tukar uang melalui marketplace, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar transaksi lebih aman.
Pertama, periksa reputasi penjual.
Pilih penjual yang memiliki rating tinggi serta ulasan positif dari pembeli sebelumnya.
Kedua, hindari transaksi di luar aplikasi marketplace agar tetap mendapatkan perlindungan sistem pembayaran.
Ketiga, perhatikan detail produk yang ditawarkan, termasuk jumlah uang, jenis pecahan, dan biaya jasa yang dikenakan.
Keempat, jangan mudah tergiur dengan harga yang terlalu murah karena bisa menjadi indikasi penipuan.
Permintaan Uang Baru Selalu Tinggi Saat Lebaran
Tradisi berbagi uang baru saat Lebaran memang sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.
Biasanya uang pecahan kecil seperti Rp2.000, Rp5.000, hingga Rp10.000 banyak dicari untuk dibagikan kepada anak-anak saat momen silaturahmi.
Karena itu, permintaan uang baru setiap tahun selalu meningkat tajam menjelang Idul Fitri.
Dengan perkembangan teknologi dan marketplace, kini masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan uang baru.
Namun tetap penting untuk mempertimbangkan keamanan dan keaslian uang sebelum melakukan transaksi.
Dengan memilih layanan yang terpercaya, tradisi berbagi uang saat Lebaran bisa tetap berjalan dengan nyaman dan aman.***




