POJOKBOGOR.ID – PT TASPEN (Persero) mulai menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 kepada jutaan pensiunan di seluruh Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Penyaluran THR ini dilakukan secara serentak sejak 5 Maret 2026 melalui sistem pembayaran pensiun yang terintegrasi dengan 45 mitra bayar Taspen di berbagai daerah.
Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dan Taspen untuk memastikan para pensiunan tetap mendapatkan hak mereka tepat waktu menjelang perayaan Lebaran.
Lebih dari 3 Juta Pensiunan Terima THR
PT Taspen menyebutkan bahwa lebih dari tiga juta penerima pensiun akan mendapatkan THR tahun ini.
Penerima tersebut berasal dari berbagai latar belakang aparatur negara yang telah memasuki masa purnabakti.
Pembayaran THR dilakukan berdasarkan komponen penghasilan yang diterima pada bulan sebelumnya, sehingga besaran yang diterima setiap pensiunan bisa berbeda.
Peninjauan Penyaluran di Makassar
Komisaris Independen PT Taspen, Ariawan, turut melakukan peninjauan langsung terhadap penyaluran THR kepada sejumlah mitra bayar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 6 Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa penyaluran THR merupakan bentuk penghargaan kepada para pensiunan atas pengabdian mereka selama bertugas sebagai aparatur negara.
Baca Juga: 9 Tips Mengelola THR 2026 untuk ASN, PPPK, dan Pensiunan Agar Tidak Cepat Habis
Menurutnya, Taspen ingin memastikan seluruh penerima manfaat dapat merasakan kebahagiaan menjelang Hari Raya. Sebagaimana yang diungkap media Kolaka Pos New pada 8/3/2026.
Ia juga menyampaikan rasa senang melihat antusiasme para pensiunan yang datang mengambil hak mereka.
Komponen THR Berdasarkan PP Nomor 9 Tahun 2026
Besaran THR tahun 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026.
Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa THR dihitung dari beberapa komponen penghasilan, yaitu:
- pensiun pokok
- tunjangan keluarga
Baca Juga: Banyak Orang Mengalaminya! Ini 7 Penyebab THR Cepat Habis, Nomor 3 Jarang Disadari
- tunjangan pangan
- tambahan penghasilan lainnya
Komponen tersebut dihitung berdasarkan penghasilan yang diterima pada Februari 2026.
Selain itu, THR tidak dikenakan potongan iuran maupun potongan lain seperti kredit pensiun.
Baca Juga: Pemerintah Mulai Cairkan THR ASN 2026, Rp3,1 Triliun Sudah Tersalur, Target Selesai Minggu Depan
Namun demikian, pajak penghasilan tetap berlaku sesuai peraturan dan ditanggung oleh pemerintah.
Ketentuan Penerima THR
Dalam aturan yang sama juga dijelaskan beberapa ketentuan bagi penerima THR.
Misalnya, bagi pensiunan yang mulai menerima pensiun pada Februari 2026 atau sebelumny.
Nah akan tetapi pembayaran pensiun pertamanya baru diproses setelah 25 Februari, maka THR tetap dibayarkan mulai 5 Maret 2026.
Sementara itu, jika seseorang menerima lebih dari satu jenis pensiun, maka THR yang dibayarkan hanya satu yang nilainya paling besar.
Namun bagi penerima pensiun yang juga mendapatkan pensiun janda atau duda, pembayaran THR tetap dapat diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Penyaluran THR oleh PT Taspen kepada lebih dari 3 juta pensiunan menjadi kabar baik menjelang Lebaran 2026.
Baca Juga: THR Lebaran 2026 Karyawan Swasta Tetap Dipotong Pajak? Ini Cara Agar Pekerja Bisa Terima Full
Program ini tidak hanya membantu kebutuhan para pensiunan, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian mereka kepada negara selama bertahun-tahun.
Dengan sistem pembayaran yang terintegrasi melalui puluhan mitra bayar, Taspen berharap proses penyaluran THR dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.***




