POJOKBOGOR.ID - Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu momen yang paling ditunggu pekerja menjelang Idulfitri.
Dana tambahan ini biasanya cair paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran dan sering dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti mudik, belanja, hingga berbagi dengan keluarga.
Namun sayangnya, tidak sedikit orang yang mengaku uang THR cepat habis tanpa terasa.
Bahkan dalam waktu singkat setelah diterima, dana tersebut sudah ludes karena pengeluaran yang tidak terkontrol.
Baca Juga: THR Lebaran 2026 Karyawan Swasta Tetap Dipotong Pajak? Ini Cara Agar Pekerja Bisa Terima Full
Agar hal tersebut tidak terjadi, penting bagi setiap orang memahami kebiasaan apa saja yang bisa membuat THR cepat habis. Sebagaimana yang diungkap CNBC Indonesia pada 8/3/2026.
Yuk kita simak caranya bersama-sama:
1. Tidak Membuat Perencanaan Keuangan
Salah satu kesalahan paling umum adalah tidak membuat perencanaan keuangan sejak awal.
Begitu THR diterima, sebaiknya langsung dibuat anggaran yang jelas untuk berbagai kebutuhan seperti:
Baca Juga: Begini Cara Lapor ke Posko Kemnaker dan Disnaker, Jika THR 2026 Tidak Dibayarkan Perusahaan
- kebutuhan Ramadan
- zakat
- biaya mudik
- belanja Lebaran
- tabungan
Dengan pembagian anggaran sejak awal, pengeluaran bisa lebih terkendali.
2. Sulit Membedakan Kebutuhan dan Keinginan
Kesalahan lain adalah tidak mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Baca Juga: THR 2026 Kena Pajak? Simak Cara Hitung PPh 21 dan Strategi Mengatur Uangnya
Banyak orang langsung menghabiskan THR untuk belanja barang yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.
Padahal seharusnya dana tersebut diprioritaskan untuk kewajiban penting seperti membayar tagihan, biaya pendidikan, atau kebutuhan keluarga saat Lebaran.
3. Terjebak Diskon dan Promo
Promo besar-besaran menjelang Lebaran sering menjadi jebakan yang membuat THR cepat habis.
Diskon di pusat perbelanjaan maupun marketplace sering membuat orang tergoda membeli barang hanya karena murah.
Padahal, jika barang tersebut sebenarnya tidak dibutuhkan, tetap saja pengeluaran tersebut menjadi pemborosan.
4. Terlalu Banyak Agenda Buka Bersama
Agenda buka puasa bersama atau bukber juga bisa menguras THR jika tidak dibatasi.
Jika menghadiri terlalu banyak acara bukber, pengeluaran untuk makan, transportasi, hingga oleh-oleh bisa menjadi cukup besar.
Sebaiknya pilih hanya beberapa acara yang benar-benar penting.
5. Tidak Menyisihkan untuk Tabungan atau Investasi
Kesalahan berikutnya adalah menghabiskan seluruh THR untuk konsumsi.
Padahal momen ini bisa dimanfaatkan untuk memperkuat kondisi keuangan dengan cara menabung atau berinvestasi.
Idealnya, sekitar 20 hingga 30 persen THR bisa dialokasikan untuk tabungan atau investasi jangka panjang.
6. Terlalu Banyak Memberi Hampers
Memberikan hampers memang sudah menjadi tradisi saat Lebaran.
Baca Juga: Gubernur Pramono Larang ASN Jakarta Mudik dengan Mobil Dinas, Ini Ancaman Sanksinya
Namun jika tidak dikontrol, kebiasaan ini bisa membuat THR cepat habis hanya untuk menjaga gengsi sosial.
Sebaiknya tentukan anggaran khusus agar pengeluaran tetap terkendali.
7. Tidak Mengantisipasi Biaya Tak Terduga
Banyak orang lupa menyiapkan dana untuk biaya tak terduga, terutama saat mudik.
Selain itu, THR juga sebaiknya digunakan untuk melunasi utang seperti kartu kredit atau pinjaman online agar kondisi keuangan tetap sehat setelah Lebaran.
THR seharusnya menjadi dana tambahan yang membantu memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran, bukan malah membuat kondisi keuangan menjadi kacau.
Dengan membuat perencanaan keuangan, mengontrol pengeluaran, serta menyisihkan sebagian untuk tabungan, uang THR bisa dimanfaatkan secara lebih bijak dan tidak cepat habis.***




