BOGOR.POJOKSATU.id – Pergerakan pencairan bantuan sosial kembali ramai diperbincangkan keluarga penerima manfaat (KPM) pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Sejumlah laporan penerima menunjukkan adanya transaksi sebesar Rp600 ribu melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari berbagai bank penyalur.
Bank yang disebut mulai mengalami pergerakan antara lain BRI, BNI, Bank Mandiri hingga BSI.
Nominal Rp600 ribu tersebut salah satunya dapat berasal dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk alokasi Juli, Agustus dan September 2026.
Dalam skema BPNT, penerima mendapatkan indeks bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan.
Apabila tiga bulan disalurkan sekaligus, total bantuan yang diterima mencapai Rp600 ribu.
Namun masyarakat diminta tidak langsung menyimpulkan setiap transaksi Rp600 ribu sebagai pencairan BPNT.
Sebab, nominal serupa juga bisa berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH).
Untuk komponen lansia maupun penyandang disabilitas berat, misalnya, bantuan selama tiga bulan dapat mencapai Rp600 ribu.
Kombinasi komponen pendidikan juga bisa menghasilkan nominal sama, seperti satu anak SD sebesar Rp225 ribu ditambah satu anak SMP sebesar Rp375 ribu.
Karena itu, sumber bantuan tetap harus dilihat berdasarkan komponen yang tercatat pada masing-masing KPM.
Penerima juga disarankan memeriksa riwayat transaksi dan informasi dari pendamping sosial sebelum menyimpulkan jenis bantuan yang baru masuk.
Pencairan bansos sendiri dilakukan secara bertahap sehingga waktu masuk saldo setiap penerima dapat berbeda.
KPM yang belum menerima saldo pada 18 Agustus 2026 tidak otomatis kehilangan hak bantuan.
Masyarakat juga sebaiknya tidak berulang kali mengecek ATM jika belum memperoleh informasi pencairan dari pihak terkait.***



