JAKARTA,POJOKSATU.id - Belum genap dua tahun memimpin Indonesia, Presiden Prabowo Subianto menghadapi hasil survei yang menunjukkan adanya potensi penurunan dukungan dari sebagian pemilihnya pada Pilpres 2024.

Hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mengungkap sebanyak 55 persen responden yang sebelumnya memilih Prabowo mengaku tidak akan kembali memberikan dukungan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Temuan tersebut dipaparkan dalam peluncuran laporan bertajuk "Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran" yang digelar secara virtual pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menjelaskan bahwa jumlah responden yang menyatakan tidak akan kembali memilih Prabowo lebih besar dibandingkan mereka yang masih ingin mendukungnya.

"55 persen itu bilang bahwa tidak akan memilih kembali Prabowo, dan 27 persen yang menjawab akan memilih kembali," ujar Bhima.

Sementara itu, sebanyak 19 persen responden lainnya mengaku belum mengetahui apakah akan kembali memilih Prabowo pada kontestasi politik berikutnya.

Hasil survei tersebut turut memancing beragam tanggapan di media sosial.

Sejumlah warganet mengaku memiliki pandangan serupa dengan responden survei yang tidak ingin kembali mendukung Prabowo pada Pilpres 2029.

"Lihat kinerjanya emosi tingkat tinggi, masih mau milih dia LG, emoh," ungkap seorang netizen.

Komentar lainnya bahkan secara terbuka mengungkap penyesalan terhadap pilihan politik pada Pilpres 2024.

"Bener banget .... Nyesel semua yg kemarin coblos dia," tambah netizen lain.

Meski demikian, komentar tersebut merupakan pendapat pribadi warganet dan tidak dapat dianggap mewakili seluruh pemilih Prabowo.