POJOKBOGOR.ID - Banyak Bapak/Ibu guru sertifikasi sering kali fokus mengecek status di Info GTK, tapi lupa memperhatikan satu hal penting di balik layar, yaitu data rombongan belajar (rombel) di Dapodik.

Padahal perubahan kecil pada rombel bisa berdampak besar. Bahkan dalam beberapa kasus, perubahan ini membuat status validasi TPG tiba-tiba berubah dari hijau menjadi merah.

Kalau sudah begitu, proses penerbitan SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profesi) bisa ikut tertunda.

Baca Juga: Diliburkan Jelang Lebaran, Sopir Angkot Puncak Bogor Bakal Dapat Kompensasi Rp200 Ribu per Hari

Makanya penting sekali bagi guru untuk memahami bagaimana sistem membaca data mengajar di Dapodik.

Kenapa Data Rombel Bisa Berpengaruh pada TPG?

Di sistem Dapodik, rombel menjadi dasar untuk menghitung beban mengajar guru.

Sistem akan membaca berapa jam pelajaran yang diampu guru berdasarkan pembagian rombel dan mata pelajaran.

Baca Juga: Serangan Amerika Semakin Menjadi, Indonesia Berpotensi Hengkang Dari 'Board of Peace' Milik Donald Trump

Jika terjadi perubahan rombel, misalnya karena penyesuaian jadwal, penggabungan kelas, atau perubahan guru pengampu maka jumlah jam mengajar yang terbaca oleh sistem juga bisa berubah.

Nah, kalau jumlah jam tersebut tidak lagi memenuhi ketentuan minimal, maka status validasi di Info GTK bisa berubah menjadi tidak valid.

Padahal sebelumnya mungkin sudah hijau.

Jam Mengajar Harus Sesuai Ketentuan Sistem

Dalam sistem validasi tunjangan guru, ada aturan jam mengajar yang harus dipenuhi.

Umumnya sistem membaca rentang 24 sampai 40 jam pelajaran per minggu.

Kalau jam mengajar kurang dari batas minimal atau justru melebihi batas maksimal, sistem bisa menganggap data tersebut tidak valid.

Karena itu, setiap perubahan rombel atau pembagian mata pelajaran perlu diperhatikan dengan baik.

Kadang perubahan kecil saja bisa memengaruhi hasil pembacaan sistem.

Cara Mengecek Data Mengajar di Dapodik

Supaya tidak terjadi masalah saat validasi TPG, ada baiknya Bapak/Ibu guru ikut memastikan data mengajar sudah benar.

Baca Juga: Gaji Pokok Guru di Info GTK Maret 2026 Tiba-Tiba Turun Bikin Panik, Admin GTK Jelaskan Ini Hanya Dampak Perhitungan Carry Over TPG 2025

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

1. Koordinasi dengan Operator Sekolah

Mintalah operator sekolah untuk mengecek kembali pembagian rombel dan mata pelajaran di Dapodik.

2. Pastikan Jam Mengajar Terbaca dengan Benar

Periksa apakah total jam mengajar sudah sesuai dengan ketentuan minimal.

Baca Juga: Gaji Guru PPPK di Banjar Segera Cair, Pemkab Percepat Pergeseran Anggaran

3. Perhatikan Perubahan Jadwal Mengajar

Jika ada perubahan jadwal atau perpindahan rombel, pastikan data tersebut sudah diperbarui di sistem.

Langkah-langkah sederhana ini bisa membantu mencegah masalah saat proses validasi tunjangan.

Jangan Hanya Mengandalkan Info GTK

Banyak guru baru menyadari ada masalah setelah melihat status merah di Info GTK.

Padahal sumber masalahnya sering kali berasal dari data di Dapodik.

Karena itu, penting bagi Bapak/Ibu untuk tidak hanya memantau Info GTK, tetapi juga memastikan data mengajar di Dapodik tetap sesuai.

Dengan data yang rapi dan valid, proses penerbitan SKTP biasanya bisa berjalan lebih lancar.

Apalagi saat ini proses validasi sedang dipercepat. Kalau data sudah benar sejak awal, peluang TPG diproses lebih cepat tentu semakin besar.***