POJOKBOGOR.ID - Kabar mengenai pembukaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2026 masih menjadi tanda tanya.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Berau menyatakan belum bisa memastikan adanya lowongan CPNS maupun PPPK untuk tahun ini.

Pernyataan tersebut muncul di tengah tingginya antusiasme masyarakat Berau yang menantikan pengumuman resmi terkait jadwal dan formasi penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) 2026.

 

BKPSDM Berau Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

BKPSDM Berau menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada surat resmi atau ketentuan formal dari pemerintah pusat yang diterima oleh pemerintah daerah.

Baca Juga: 100 Menit Penentu Nasib! Ini 7 Tips Lolos SKD CPNS 2026, Simak Selengkapnya

Karena itu, pihaknya belum berani memberikan kepastian mengenai jadwal pendaftaran, jumlah formasi, maupun jenis jabatan yang akan dibuka.

Instansi daerah hanya dapat membuka dan mengumumkan seleksi jika sudah ada arahan resmi dari pemerintah pusat.

Khususnya dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Tanpa dasar regulasi yang jelas, pemerintah daerah memilih untuk menunggu keputusan resmi guna menghindari kesalahan informasi di tengah masyarakat.

 

Secara Nasional, CASN 2026 Belum Diumumkan

Kondisi di Kabupaten Berau sejalan dengan situasi nasional.

Baca Juga: Buruan Cek! Ini Jurusan yang Diprediksi Dengan Kebutuhan Formasi CPNS 2026 Terbanyak

Hingga saat ini, pemerintah pusat belum mengumumkan secara resmi pembukaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026, baik untuk CPNS maupun PPPK.

BKN sebelumnya menegaskan bahwa rekrutmen ASN hanya dapat diumumkan setelah kebutuhan formasi dan kesiapan anggaran disetujui oleh pemerintah.

Proses tersebut melibatkan perencanaan kebutuhan pegawai di setiap instansi serta persetujuan anggaran dari Kemenkeu.

Artinya, sebelum seluruh tahapan administrasi dan penganggaran rampung, jadwal seleksi tidak dapat dipublikasikan kepada masyarakat.

 

Jadwal dan Formasi Masih Menunggu Kepastian

Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal pendaftaran CPNS atau PPPK 2026 melalui kanal resmi pemerintah seperti situs sscasn.bkn.go.id maupun media sosial resmi instansi terkait.

Baca Juga: Ramadan 2026, ASN Sukabumi Kerja Lebih Singkat Tapi Jam Efektif Tetap Aman

Belum adanya kepastian jadwal dan formasi membuat calon pelamar di berbagai daerah, termasuk Berau, harus bersabar menunggu informasi resmi.

Pemerintah daerah pun tidak ingin berspekulasi atau memberikan bocoran yang belum tentu benar, karena berpotensi menimbulkan kebingungan dan penyebaran informasi yang tidak akurat.

 

Imbauan untuk Calon Pelamar ASN

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti seleksi ASN 2026, penting untuk hanya memantau informasi dari sumber resmi pemerintah. Beberapa kanal yang dapat dijadikan rujukan antara lain:

- Situs resmi pendaftaran ASN di sscasn.bkn.go.id

Baca Juga: THR ASN 2026 Belum Cair, Pemkot Malang Masih Tunggu Lampu Hijau dari Pusat

- Akun resmi Kementerian PANRB

- Akun resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN)

Calon pelamar juga diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial atau pesan berantai yang belum dikonfirmasi oleh lembaga pemerintah terkait.

Setiap tahunnya, isu pembukaan CPNS kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks atau bahkan melakukan penipuan dengan iming-iming kelulusan.

BKPSDM Kabupaten Berau hingga kini belum dapat memastikan adanya pembukaan lowongan CPNS dan PPPK tahun 2026.

Hal tersebut karena belum adanya surat resmi atau ketentuan formal dari pemerintah pusat terkait jadwal, formasi, dan mekanisme seleksi.

Baca Juga: ASN Malas Saat Ramadan Siap-Siap! Pemprov Jabar Terapkan Evaluasi dan Program Pembinaan

Secara nasional pun, pemerintah belum mengumumkan secara resmi pembukaan CASN 2026.

Masyarakat diminta bersabar dan terus memantau informasi dari kanal resmi pemerintah agar terhindar dari kabar tidak benar.

Kepastian pembukaan seleksi ASN 2026 sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat setelah kebutuhan formasi dan kesiapan anggaran disetujui.***