BOGOR, POJOKBOGOR.id – Kisah seorang wanita asal Parung yang disebut ditinggalkan teman prianya saat berada di kawasan Alun-Alun Kota Bogor viral di media sosial pada akhir September 2026.
Cerita tersebut ramai setelah percakapan mengenai perjalanan keduanya beredar di media sosial. Berdasarkan narasi yang beredar, perempuan itu datang ke Bogor bersama seorang pria yang disebut sebagai kekasihnya.
Keduanya dikabarkan berangkat sekitar pukul 15.30 WIB. Perjalanan sempat terhenti karena hujan sebelum akhirnya dilanjutkan sekitar pukul 16.30 WIB.
Baca Juga: Rudy Dorong Ruang Inklusif bagi Anak Disabilitas di Kabupaten Bogor
Dalam salah satu versi kronologi yang beredar, keduanya sempat mendatangi tempat tinggal seorang teman sebelum menuju Alun-Alun Kota Bogor.
Sekitar pukul 18.00 WIB, keduanya disebut tiba di kawasan Alun-Alun. Setelah beraktivitas beberapa saat di lokasi, perempuan tersebut kemudian ditinggalkan seorang diri.
Namun, detail mengenai siapa yang lebih dahulu pergi ke toilet masih berbeda antara unggahan yang beredar.
Baca Juga: Pertama Kali Menginjakan Kakinya di Istana Bogor, Penyandang Disabilitas Netra Ini Ungkap Sesuatu
Salah satu narasi menyebut pihak pria berpamitan menuju toilet dan tidak kembali.
Sementara pemberitaan lain yang mengutip unggahan viral menyebut perempuan tersebut yang pergi ke toilet dan saat kembali pria yang bersamanya sudah menghilang.
Karena itu, kronologi tersebut masih sebatas informasi dari media sosial dan belum dapat dipastikan secara independen.
Nomor WhatsApp pihak pria juga disebut tidak lagi dapat dihubungi. Hingga artikel ini disusun, belum ditemukan keterangan resmi dari kepolisian mengenai apakah kejadian tersebut telah dilaporkan ataupun klarifikasi dari pria yang dimaksud.
Alun-Alun Bogor Dipantau Sejumlah CCTV
Menariknya, lokasi yang disebut dalam cerita viral tersebut merupakan salah satu ruang publik Kota Bogor yang masuk dalam sistem pengawasan kamera milik pemerintah.
Portal resmi Bogor Single Window mencantumkan sejumlah kamera CCTV di kawasan tersebut, di antaranya CCTV Depan Alun-Alun, CCTV Alun-Alun 1, CCTV Alun-Alun 2, hingga CCTV Dewi Sartika Alun-Alun.
Keberadaan CCTV tersebut tidak serta-merta berarti peristiwa viral ini telah terekam atau rekamannya telah diperiksa aparat.
Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai pemeriksaan rekaman kamera terkait cerita tersebut.
Baca Juga: Rudy Dorong Ruang Inklusif bagi Anak Disabilitas di Kabupaten Bogor
Kawasan Alun-Alun dan Stasiun Bogor sendiri tengah menjadi salah satu fokus penataan Pemerintah Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bahkan kembali menyinggung penataan kawasan tersebut dua hari sebelum cerita ini ramai diperbincangkan.
“Memastikan seluruh area Alun-alun Kota Bogor, Stasiun Bogor, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Nyi Raja Permas menjadi lebih tertib dan tertata,” kata Dedie Rachim, Senin, 28 September 2026.
Pemkot Bogor juga sebelumnya meningkatkan patroli gabungan yang melibatkan Satpol PP, Polresta Bogor Kota, Dinas Sosial, dan Bakesbangpol di sejumlah ruang publik, termasuk kawasan sekitar Alun-Alun dan Pasar Kebon Kembang.
Baca Juga: BRI Peduli: Wujud Nyata Dukungan untuk Anak Disabilitas di YPAC Jakarta
Kabid Trantibum Linmas Satpol PP Kota Bogor Andry Sinar Wahyudianto mengatakan patroli dilakukan untuk menjaga masyarakat tetap nyaman ketika beraktivitas.
“Kami menyisir beberapa titik di wilayah Kota Bogor untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Andry, Rabu, 22 Juli 2026.
Pemkot Bogor juga menyediakan layanan panggilan darurat 112 yang tercantum dalam portal resmi Bogor Single Window.
Kisah perempuan yang ditinggalkan di Alun-Alun Bogor tersebut kini menjadi perbincangan warganet.
Namun hingga ada keterangan dari kedua belah pihak maupun aparat, cerita mengenai penyebab pria tersebut pergi serta rangkaian kejadian sebelumnya tetap perlu ditempatkan sebagai klaim yang beredar di media sosial, bukan fakta yang telah terverifikasi.


.webp)
