POJOKSATU.id, BOGOR - Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor cukup dinamis. Partai politik (parpol) sedang sibuk menjajaki peluang koalisi untuk menetapkan pasangan calon Wali Kota Bogor 2024.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai pemenang Pemilu Legislatif atau Pileg 2024 di Kota Bogor dipastikan akan mengusung calon sendiri.

PKS yang memiliki 11 kursi di DPRD Kota Bogor akan mengusung kader terbaiknya, Atang Trisnanto. Atang adalah Ketua DPD PKS Kota Bogor yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bogor.

Baca Juga: Anaknya Ditolak SMPN 1 Cibinong, Orang Tua Siswa Blokade Gerbang Sekolah

Informasi yang beredar, Atang akan menggandeng dr Raendi Rayendra sebagai calon wakilnya. Namun adapula yang menyebutkan bahwa Atang bakal menjadi calon wakil wali kota, mendampingi dr Rayendra.

Sumber Pojoksatu.id menyebutkan, jika Atang tak berpasangan dengan Rayendra, dia bakal menggandeng artis. Namun, sumber ini belum bersedia membeberkan identitas sang artis.

Atang Trisnanto yang dihubungi Pojoksatu.id tak membantah isu tersebut. Ia menyatakan semuanya masih mungkin terjadi.

Baca Juga: Serapan Masih Rendah, Rudy Susmanto Ingatkan Pemkab Bogor Efektif Gunakan APBD

"Semua masih serba mungkin," ucap Atang melalui pesan WhatsApp kepada Pojoksatu.id, Kamis 11 Juli 2024.

Soal kabar Atang bakal menjadi calon wakil wali kota atau F2, mantan Presiden Mahasiswa BEM IPB ini menyatakan kemungkinannya sangat kecil.

"Kemungkinan PKS F2 sangat kecil," tegas Atang.

Baca Juga: Pj Bupati Bogor Sampaikan Realisasi Kinerja Keuangan Semester I 2024, Belanja Daerah baru Dipakai Sedikit

Selain PKS, Partai Golkar sebagai partai pemenang kedua Pemilu Legislatif di Kota Bogor sedang gencar menjajaki peluang koalisi dengan partai lain.

Informasi yang beredar, Partai Golkar yang memiliki tujuh kursi di DPRD Kota Bogor akan berkoalisi dengan PAN (5 kursi), Demokrat (3 kursi), dan PSI (1 kursi).

Koalisi ini akan mengusung mantan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, sebagai cawalkot. Dedie disebut-sebut akan berpasangan dengan Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy.

Dedie A Rachim yang dihubungi Pojoksatu.id melalui pesan WhatsApp belum memberikan keterangan.

Sementara itu, PDIP yang memiliki 6 kursi bakal berkoalisi dengan PKB (4 kursi), PPP (3 kursi), dan Nasdem (4 kursi). Koalisi ini bakal mengusung calon Wali Kota Bogor, dr Raendi Rayendra.

Sisanya, Partai Gerindra (6 kursi) belum menentukan calon koalisi. Partai besutan Prabowo itu disebut-sebut akan mengusung Asisten Pribadi (Aspri) Iriana Joko Widodo, Sendi Fardiansyah.

Gerindra tidak memenuhi syarat 20 persen kursi hasil Pileg untuk mengusung calon walikota. Gerindra harus berkoalisi dengan partai lain yang memiliki minimal 4 kursi agar bisa mengusung calon walikota.

Apabila gagal mengusung calon sendiri, Gerindra kemungkinan merapat ke koalisi PDIP, PKB, Nasdem dan PPP. Koalisi gemuk ini bakal mengusung pasangan calon walikota dan wakil walikota Bogor, Rayendra-Sendi. ***