POJOKBOGOR.id - Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu menyampaikan realisasi semester I APBD 2024 Kabupaten Bogor dalam Sidang Paripurna DPRD, Rabu 10 Juni 2024. Menurutnya, banyak hal yang perlu ditingkatkan, terutama pada komponen realisasi belanja daerah.
Menurutnya, realisasi belanja daerah hingga akhir 30 Juni 2024 baru sekitar 35,86 persen atau Rp3,99 triliun dari alokasi anggaran belanja sekitar Rp11,14 triliun.
"Ini belum ideal karena sebagian besar program kegiatan terutama pekerjaan konstruksi, masih berjalan. Sehingga penyerapan mungkin baru sebatas uang muka. Tapi ini akan dievaluasi terus progresnya," kata Asmawa Tosepu.
Baca Juga: Ukir Sejarah! U-14 Kota Bogor Jadi Juara Kejurda PSSI Jabar, Menang 2-0 atas Kota Bandung
Sementara untuk sektor pendapatan daerah, dalam periode 6 bulan pertama tahun 2024 terealisasi sebesar 48,67 persen atau Rp4,92 triliun terdiri dari pendapatan asli daerah Rp1,86 triliun, pendapatan transfer Rp3,03 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah Rp35,12 miliar.
"Dalam Sidang Paripurna tadi juga kami sampaikan prognosis capaian target penggunaan APBD hingga 6 bulan berikutnya," kata Asmawa.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengingatkan Pemkab Bogor agar realisasi serapan anggaran harus sesuai dengan realisasi pekerjaan di lapangan.
Baca Juga: Satu Orang Tewas Dalam Kecelakaan di Bogor, Dua Mobil Adu Banteng
"Jadi anggaran yang sudah dialokasikan benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai anggaran terserap tapi pekerjaan di lapanganya minim," tegas Rudy Susmanto. ***



