BOGOR.POJOKSATU.id - Sejumlah sopir dan pemilik angkot trayek 07 yakni Ciparigi hingga Merdeka dengan tegas menolak adanya rencana perpanjangan rute BisKita K6.
Rute BisKita K6 dikatakan akan melewati Jalan Pengadilan hingga Jalan Dewi Sartika. Yang dikatakan kedua jalur tersebut merupakan jalur operasional angkot feeder trayek 07.
Hal tersebutlah yang menjadi kekhawatiran para sopir angkot, sebab menurutnya keberadaan BisKita K6 dianggap akan mengurangi jumlah penumpang mereka.
Para sopir angkot bahkan tak segan meminta kepada pihak terkait untuk rute BisKita tetap berakhir di Air Mancur saja sesuai dengan kesepakatan di awal.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, akhirnya angkat bicara.
Ia memastikan kepada para sopir angkot bahwa rute resmi Koridor K6 BisKita Parung Banteng–Stasiun Bogor yang diperkirakan akan berlangsung pada bulan Oktober 2025 nanti tidak akan mengganggu jalur angkot feeder.
Ia menegaskan bahwa rute tersebut telah dirancang dan disepakati bersama pihak Organda serta Koperasi Konsumen Sopir Usaha atau KKSU.
Hal tersebut bukan tanpa tujuan yakni agar mempermudah akses warga Parung Banteng menuju Stasiun Bogor tanpa perlu transit di Air Mancur.
Dengan kepastian ini, Sujatmiko berharap kekhawatiran para sopir angkot dapat terjawab, sekaligus memastikan bahwa layanan transportasi publik di Kota Bogor bisa berjalan selaras.
Dan dirinya juga berharap agar antara BisKita K6 dan angkot feede di Kota Bogor bisa saling melengkapi tanpa harus berebut penumpang. ***


.webp)
