POJOKSATU.id, BOGOR - Politikus Gerindra yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin unggal dalam survei elektabilitas calon Wakil Walikota Bogor 2024 yang dilakukan oleh Charta Politika Indonesia.

Elktabilitas Jenal Mutaqin yang juga calon Wakil Walikota Bogor nomor urut 3 ini mencapai 26,8 persen. Pendamping calon Walikota Bogor Dedie A Rachim tersebut mengungguli 4 calon wakil walikota yang bertarung dalam kontestasi Pilkada Kota Bogor 2024.

Posisi kedua ditempati Annida Allivia yang merupakan calon wakil walikota Bogor dari PKS dan Partai Ummat. Elektabilitas Annida Allivia yakni 18,8 persen.

Baca Juga: Harmoni di Tengah Keberagaman, Dokter Rayendra dan Dialog Inspiratif Bersama Keuskupan Bogor

Posisi ketiga ditempati oleh Melli Darsa, calon wakil Walikota Bogor nomor urut 1 atau pendamping Sendi Fardiansyah. Elektabilitas Melli Darsa 13,5 persen.

Selanjutnya, Eka Maulana berada di posisi keempat dengan elektabilitas 8,5 persen. Eka Maulana  merupakan calon wakil walikota Bogor nomor urut 5 atau pendamping Dokter Raendi Rayendra.

Terakhir, calon wakil Walikota Bogor nomor urut 4, Teddy Risandi berada di posisi terakhir dengan elektabilitas 4,5 persen.

Baca Juga: Mengenal 'Patriot' Motor Tua Kesayangan Rudy Susmanto

Sebanyak 28 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab siapa calon wakil Walikota Bogor yang akan dipilih jika Pilkada dilaksanakan hari ini.

Charta Politika mengatakan survei ini dilakukan pada 20-25 September 2024 dengan melibatkan 400 responden yang tersebar di 6 kecamatan di Kota Bogor.

Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error 4,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Baca Juga: Ketua PCNU Kabupaten Bogor Tegaskan Dukungannya untuk Rudy Susmanto

"Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur," kata Charta Politika dalam rilisnya yang diterima Pojok Bogor pada Selasa, 8 Oktober 2024.

Menurut Charta Politika, pada survei ini didapatkan beberapa temuan menarik, yakni:

Pertama, pengetahuan masyarakat terhadap Pilkada Kota Bogor 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 berada pada angka 89 persen. 

"Artinya cukup banyak yang mengetahui tentang pelaksanaan Pilkada serentak," katanya.

Kedua, animo responden terbilang sangat tinggi (92,0%) untuk mengikuti gelaran Pilkada Kota Bogor 2024. ***