POJOKBOGOR.id - Untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan PT Sentul City Tbk menggelar aksi bersih-bersih bersama warga Kecamatan Babakan Madang di aliran Sungai Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Jumat 17 Juli 2026.
Pantaun di lapangan kegiatan melibatkan puluhan warga dari berbagai wilayah sekitar, mulai dari Desa Kadumanggu, Cicadas, Salareh, hingga Leuwi Jambe. Ada sedikitnya 50 orang yang terlibat pembersihan.
Kebanyakan dari warga didominasi ibu-ibu dengan semangat membersihkan aliran sungai yang tampak dipenuhi sampah rumah tangga, yang diduga sengaja dibuang ke sungai.
Salah satu warga yang ikut bersih-bersih, Ayi menuturkan, bahwa sampah yang menyumbat aliran Sungai Citaringgul sangat beragam dan mengotori pemandangan dan kebanyakan sampah pelastik.
"Semua sampah ada di sini. Mulai dari pampers, sisa makanan, sampai sampah plastik bekas belanjaan. Sangat kotor," kata Ayi.
Ia pun meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mulai memilah sampah yang masih memiliki nilai ekonomis.
Ayi sedikit kesal dengan ulah para pembuang sampah ke sungai.
"Iya, kesal sekali. Seharusnya jangan buang sampah sembarangan, harus pada tempatnya atau dibakar jika perlu. Padahal kalau sampah plastik yang masih berguna dikumpulin kan bisa dijual, jadi uang. Jangan malah dibuang ke sungai, kelihatan jelek sekali," tegasnya.
Setelah dilakukan aksi bersih-bersih, kata Ayi, kondisi Sungai Citaringgul mulai tampak bersih dan asri kembali.
"Kalau bersih begini kan bagus kelihatannya, enak dipandang. Tadinya kotor sekali, sekarang alhamdulillah sudah bersih berkat gotong royong ibu-ibu dan bapak-bapak di sini," tutupnya.
Perwakilan dari PT SGC Township manajemen Sentul City, Wawan, menjelaskan bahwa aksi sosial ini murni digerakkan dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan sungai yang kian memprihatinkan akibat tumpukan sampah domestik. Pelibatan warga setempat bahu-membahu turun langsung ke sungai diharapkan bisa memberikan edukasi kepada warga lainnya di Babakan Madang agar tidak membuang sampah sembarangan.
"Warga yang terlibat di sini campur, ada dari Kadumanggu, Cicadas, Salareh, hingga Leuwi Jambe. Total ada sekitar 50 orang yang ikut serta hari ini, semoga warga yang ikut membantu bersih-bersih juga bisa memberikan himbauan dam edukasi kepada warga lainnya," ujar Wawan, Jumat (17/72026).
Wawan menyebutkan bahwa progres pembersihan sungai ini diupayakan selesai secepat mungkin. Namun, melihat volume sampah yang cukup banyak, kegiatan ini diproyeksikan bisa berjalan hingga satu bulan ke depan.
"Untuk progres, ya lebih cepat seminggu. Tapi kalau memang masih banyak, infonya bisa sampai satu bulan. Sebagai pihak yang bekerja di lingkungan Sentul City, kami berharap aksi kebersihan ini bisa berjalan efektif agar sungai kita benar-benar bersih dari sampah," katanya.
Wawan menyayangkan sikap warga luar yang kerap membuang sampah sembarangan langsung dari atas jembatan ke arah sungai, terutama pada dini hari.
"Banyak orang yang suka buang sampah dari atas jembatan itu. Kemarin sudah kami bersihkan, paginya sampah sudah menumpuk lagi. Saya pantau bahkan sejak jam 4 pagi, mereka yang mau pergi ke Pasar Babakan Madang kadang sengaja melempar sampah ke sungai saat lewat jembatan," ungkapnya.
Ia pun meminta bantuan dan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk aparat setempat, untuk mencari solusi konkret agar kebiasaan buruk ini tidak terus berlanjut.


.webp)
