BOGOR, POJOKSATU.id - Kabar masuknya saldo bantuan sosial sebesar Rp1,8 juta ke rekening pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru menjadi perhatian masyarakat pada awal November 2026.

Informasi tersebut mencuat melalui video yang dibahas kanal YouTube Info Bansos terkait perkembangan pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Dalam rekaman yang disebut berasal dari pengecekan pada 2 November 2026, seorang penerima bantuan memperlihatkan saldo yang masuk ke rekening KKS.

"Bismillah, tanggal 2 November kita cek kartu merah. Rp1.800.000," demikian pernyataan dalam rekaman tersebut.

Penerima bantuan juga menyebut bahwa kartu yang digunakan merupakan KKS baru.

Meski menjadi kabar menggembirakan, saldo tersebut belum tentu merupakan pencairan PKH tahap 4 periode Oktober hingga Desember 2026.

Berdasarkan penjelasan dalam tayangan, dana yang dilaporkan masuk diduga merupakan bantuan susulan untuk periode sebelumnya.

Penyaluran susulan dapat terjadi ketika terdapat bantuan yang belum diterima pada periode terdahulu.

Namun, asal dana dan identitas penerima dalam rekaman tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Karena itu, nominal Rp1,8 juta tidak bisa dijadikan patokan bahwa seluruh KPM akan menerima jumlah yang sama.

Bagi warga Kota dan Kabupaten Bogor yang memiliki KKS, pengecekan saldo dapat dilakukan melalui layanan resmi bank penyalur.

Masyarakat juga dapat memeriksa status kepesertaan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id.

Jika terdapat kendala, warga disarankan berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing.

KPM tidak perlu melakukan pengecekan ATM secara berlebihan, terutama jika belum menerima informasi pencairan yang jelas.

Hingga kini, laporan masuknya saldo Rp1,8 juta tersebut belum menjadi bukti bahwa PKH tahap 4 telah cair secara merata, termasuk di wilayah Bogor.