POJOKBOGOR - Proses penghitungan suara melalui pleno PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di Kota Bogor masih berlangsung. Pleno PPK dijadwalkan selesai pekan depan.
Meskipun begitu, beberapa caleg di Kota Bogor sudah mengklaim kemenangan. Klaim tersebut mengacu pada data yang dikumpulkan caleg melalui saksi dari tempat pemungutan suara (TPS).
Menyikapi hal itu, caleg PAN Dapil 4 Tanah Sareal, Safrudin Bima meminta agar para caleg di Kota Bogor menghindari klaim kemenangan.
Baca Juga: Dokter Rayendra Beri Pelayanan Kesehatan Gratis Berbasis Sampah untuk Warga Tanah Baru
Ketua Majelis Pertimbangan Partai DPD PAN Kota Bogor ini menyebut klaim kemenangan caleg di Kota Bogor telah menimbulkan kegaduhan.
"Sebaiknya hindari dulu klaim-klaiman soal siapa yang menang dan unggul, kita hormati proses dan mekanisme sedang berjalan di pleno PPK saat ini," tutur Safrudin Bima, Minggu 25 Februari 2024.
Menurut Safrudin, para saksi, khususnya saksi dari PAN masih bekerja mengawal perolehan suara di tingkat pleno PPK.
"Saksi-saksi kita sedang bekerja mengawal suara semua caleg PAN dan suara partai dalam meneguhkan harapan dan keyakinan kita akan adanya peningkatan suara dam kursi PAN di Kota Bogor," tambahnya.
Safrudin menghimbau para caleg PAN untuk nengawal dan mendukung para saksi PAN sampai pleno KPUD.
Menurutnya, hal itu sangat penting untuk memperkuat pengawalan suara yang diraih PAN dalam pemungutan suara pada 14 Pebruari 2024 lalu.
Baca Juga: Rekapitulasi Suara Dapil 5 Kabupaten Bogor, Golkar Tempel Gerindra, Nasdem 1 Kursi
"Klaim-klaiman itu berpotensi akan menimbulkan kegaduhan di antara kita dan itu harus kita hindari," terangnya.
SB panggilan akrab Safrudin Bima melanjutkan bahwa ketika proses dan mekanime ini telah selesai sampai pleno KPUD, DPD PAN harus menyampaikan dan melaporkan ke DPP PAN.
"Hasil yang diraih di Bogor, baik raihan suara maupun raihan kursi akan dilaporkan kepada DPW dan DPP PAN sebagai hasil perjuangan kolektif kita di Kota Bogor," tegasnya.
"Ini adalah kewajiban kita karena yang menyangkut kebijakan adalah domain DPP. Sedangkan kita di daerah menjalankan hal-hal teknis sesuai mekanisme dan aturan partai," tambahnya.
Sebagiaman di ketahui, per tanggal 25 Februari 2024 pukul 19.30 WIB, rekapitulasi suara pileg Kota Bogor 2024 di laman pemilu2024.kpu.go.id baru mencapai 40.47% atau 1.179 dari 2.913 TPS yang ada di Kota Bogor.
Hasil sementara, PKS unggul dengan raihan 19.071 suara atau 20,68 persen. Posisi kedua ditempati Partai Golkar dengan perolehan 12.847 suara atau 13,93 persen.
Gerindra bertengger di posisi ketiga dengan perolehan 11.460 suara atau 12,43% persen. Disusul PDIP di urutan keempat dengan raihan 10.759 suara atau 11,67 persen.
Berikut perolehan suara sementara 10 partai di Kota Bogor per 25 Februar 2024:
1. PKS: 19.071 suara (20,68%)
2. Golkar: 12.847 suara (13,93%)
3. Gerindra: 11.460 suara (12,43%)
4. PDIP : 10.759 suara (11,67%)
5. Demokrat: 7.640 suara (8,29%)
6. PAN : 6.649% suara (7,21%)
7. PPP : 5.694 suara (6,18%)
8. PKB : 5.420 suara (5,88%)
9. Nasdem : 4.342 suara (4,71%)
10. PSI : 2.960 suara (3,21%)
Demikian perolehan suara sementara partai di Kota Bogor, dimana PKS unggul dengan perolehan 20,68 persen. ***


.webp)
