POJOKBOGOR.id - Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota menyiapkan skema rekayasa lalu lintas spesifik dengan memisahkan arus kendaraan roda dua melalui jalur alternatif Jalan Batutulis demi mengurai kemacetan di jalur utama, selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Langkah taktis Polresta Bogor Kota ini diambil mengingat posisi Kota Bogor yang menjadi simpul krusial perlintasan wisatawan menuju destinasi populer tersebut.
KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito menjelaskan, pemisahan jalur ini merupakan bagian dari strategi besar untuk mencegah penumpukan kendaraan.
Menurut Lukito, kepadatan lalu lintas di Bogor saat musim liburan merupakan keniscayaan.
Oleh karena itu, pihaknya terus mematangkan skema rekayasa tersebut melalui serangkaian rapat sektoral lintas instansi.
Fokus rekayasa tidak hanya pada jalur alternatif, tetapi juga pada titik-titik krusial lainnya seperti gerbang tol, ruas jalan dalam kota, hingga wilayah perbatasan Kabupaten Bogor.
Selain rekayasa fisik jalur, Polresta Bogor Kota juga mempertebal kekuatan personel di lapangan.
Sebanyak 65 Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas akan diterjunkan untuk membantu mengurai benang kusut kemacetan di kawasan Puncak.
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, AKP Rizky Guntama menyebut pelibatan relawan ini merupakan inovasi Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto.
"Supeltas ini tidak diperbolehkan menerima uang dari pengendara karena mereka sudah mendapatkan insentif dari Polresta Bogor Kota," tegas Rizky, Sabtu.
Para personel Supeltas yang bertugas nanti akan mudah dikenali melalui seragam rompi hijau dan identitas resmi.
Rizky memastikan mereka bukan warga sipil tanpa keahlian.
Sebelum diterjunkan, seluruh relawan telah digembleng dengan pelatihan 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas serta kemampuan penanganan awal kecelakaan.


