POJOKSATU.id - Kepolisian belum bisa mengidentifikasi mayat perempuan yang ditemukan telah menjadi tengkorak di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
Meski begitu, Kapolsek Tamansari, Iptu Agus Hidayat mengungkapkan, mayat perempuan tersebut diperkirakan berusia antara 20 hingga 30 tahun dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar satu tahun lalu.
"Barusan dapat konfirmasi dari RSUD Leuwiliang, jika dilihat dari kondisinya, sudah sekitar satu tahun. Karena posisinya ada di alam bebas jadi prosesnya lebih cepat jadi tengkorak. Keterangan dari dokter, usianya diperkirakan 20 sampai 30 tahunan," kata Iptu Agus Hidayat, Kamis (9/3).
Namun, pihaknya belum mengetahui penyebab kematian perempuan yang pertama kali ditemukan pada Selasa (7/3) siang. "Nah untuk penyebabnya, kita belum tahu. Kita juga menunggu dari forensik barangkali ada bekas luka atau apa," kata dia.
Agus mengungkapkan, pihaknya telah telah mengonfirmasi kepada delapan kepala desa, yang ada di wilayah Tamansari, mengenai laporan orang hilang. Namun, sejauh ini belum ada warga kehilangan keluarganya.
"Dari delapan desa yang saya sudah tanya ke para kepala desa, sampai saat ini belum ada di wilayah Tamansari. Kita lewat Babin, kita coba tanyakan kerabat atau keluarga yang merasa kehilangan degan ciri-ciri yang ada," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Tamansari, Iptu Agus Hudayat menjelaskan, mayat perempuan tersebut ditemukan pada Selasa (7/3). Ketika ditemukan, mauyat tersebut telah membusuk bahkan bagian kepala telah menjadi tengkorak.
"Yang menemukan pertama itu warga yang hendak memperbaiki paralon air yang mengalir salah kafe di kawasan wisata Curug Nangka. Sudah menjadi tengkorak," kata Agus Hidayat.
Kepolisian yang mendapat laporan temuan mayat tersebut, kemudian melakukan olah TKP. Namun, pada tubuh mayat tersebut tidak ditemukan identitas apapun. Namun, mayat tersebut mengenakan celana jins berwarna biru serta payung berwarna hitam.
"Kami sudah bawa ke RSUD Leuwiliang. Sementara ini, identitas mayat tersebut masih dalam penyelidikan," kata Agus Hidayat.
(Rishad Noviansyah)


.webp)
