POJOKBOGOR.id – Suasana Jumat petang di Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, mendadak heboh.

Sebuah pohon ketapang setinggi sekitar 8 meter tiba-tiba tumbang menimpa kios UMKM di depan SDN Pondok Rumput.

Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak sore, ditambah kondisi pohon yang sudah rapuh, menjadi pemicu insiden tersebut.

Beruntung, tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB itu.

Hanya beberapa warga yang sempat kaget dan panik mendengar suara pohon ambruk.

“Kami terima laporan dari warga lima menit setelah kejadian. Tim langsung bergerak cepat ke lokasi, dan evakuasi selesai sekitar pukul 19.40 WIB,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko.

Evakuasi dilakukan secara gotong royong. Tim Reaksi Cepat BPBD dibantu pihak kelurahan, Damkar, Satpol PP, hingga Polmas Bogor Raya bahu-membahu memotong dan menyingkirkan batang pohon dari kios yang terdampak.

Setelah dicek, kondisi sekitar sudah dinyatakan aman.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, luka, atau pengungsian. Kami sudah lakukan assessment dan koordinasi dengan RT, RW, serta kelurahan untuk memastikan tak ada risiko lanjutan,” tambah Dimas.

Pohon ketapang dengan diameter sekitar 20 cm itu tumbang tepat di Jalan Pondok Rumput RT 002/RW 005.

Menurut laporan Pusdalops-PB, kejadian ini hanya salah satu dari serangkaian dampak cuaca ekstrem yang beberapa hari terakhir melanda Bogor.

Dimas mengimbau warga untuk selalu waspada saat hujan deras disertai angin kencang.

“Kalau melihat pohon yang terlihat miring atau rapuh, segera laporkan agar bisa ditindak sebelum membahayakan,” pesannya.

Kini lokasi sudah bersih, evakuasi selesai, dan aktivitas warga kembali normal.

Meski begitu, hujan deras yang kerap datang tiba-tiba tetap jadi pengingat bahwa kewaspadaan tak boleh kendor.