BOGOR.POJOKSATU.id - Pendaftaran Sekolah Maung resmi ditutup setelah dibuka selama lima hari. Animo masyarakat terhadap program ini terbilang tinggi.
Berdasarkan data yang terpampang di website resmi pendaftaran Sekolah Maung, jumlah pendaftar di sejumlah jalur tampak membludak.
Bahkan, pada beberapa jalur, angka pendaftar tercatat menembus lebih dari 1.000 orang.
Jumlah tersebut jauh melampaui kuota yang tersedia, sehingga persaingan calon peserta diprediksi akan berlangsung cukup ketat.
Namun, tingginya minat pendaftar tidak terjadi merata di semua jalur.
Di sisi lain, terdapat beberapa jalur pendaftaran yang justru terlihat sepi peminat. Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan cukup mencolok antara jalur yang banyak diburu calon peserta dengan jalur yang kurang diminati.
Fenomena ini menarik perhatian karena Sekolah Maung sejak awal menjadi salah satu program yang banyak dibicarakan publik.
Banyaknya pendaftar pada jalur tertentu memperlihatkan antusiasme masyarakat yang cukup besar. Namun, jalur yang minim peminat juga menjadi catatan tersendiri bagi penyelenggara untuk melihat kembali pola sosialisasi, daya tarik, hingga pemahaman masyarakat terhadap masing-masing jalur pendaftaran.
Setelah tahapan pendaftaran ditutup, proses selanjutnya akan masuk ke tahap verifikasi dan validasi data.
Tahapan ini dijadwalkan berlangsung hingga 2 Juni 2026.
Setelah itu, para pendaftar yang lolos proses administrasi akan mengikuti uji kompetensi pada 3 Juni 2026.
Proses verifikasi dan validasi menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh data pendaftar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara uji kompetensi akan menjadi salah satu penentu bagi calon peserta untuk melangkah ke tahap berikutnya.
Dengan jumlah pendaftar yang membludak di sejumlah jalur, persaingan menuju Sekolah Maung diperkirakan tidak mudah.
Kini, para pendaftar tinggal menunggu hasil verifikasi dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan seleksi berikutnya.***


.webp)
