POJOKSATU.id, Bogor - Pemerintah Kota Bogor akan mulai merevitalisasi jembatan otista pada 01 Mei 2023 mendatang. Dalam revitalisasinya, Pemkot Bogor akan melakukan tujuh tahapan.
"Jadi ada tujuh tahapan. Persiapan, butuh sekitar dua minggu. Mulai dari pasang seng area kerja, dll. Jadi ada tujuh item pekerjaan dikerjakan dalam waktu 7,5 bulan," kata Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina kepada wartawan, Jumat (28/04/2023).
Oleh sebab itu, dikatakan Rena, per tanggal 1 Mei jalan tersebut langsung dilakukan penutupan sebagai langkah awal persiapan pembangunan.
"Tanggal 1 Mei ketika jalan sudah ditutup, itu mulai persiapan. Jadi kita mulai pasang seng, area kerja di-clear-kan," jelas Rena.
"Cuma mungkin nanti di lapangan ketika kita tidak butuh penampung area kerja yang luas, itu akan kita seduaikan," sambungnya.
Rena menjelaskan, penutupan jalur dilakukan untuk keselamatan warga, karena banyaknya alat berat di area pengerjaan untuk menghindari warga yang hendak melihat lokasi sehingga dapat membahayakan.
"Jadi nanti ada beberapa alat berat, sampai crane panjang butuuh area kerja 9 meter, frikes beton jembatan yang berarnya sampai 210 ton ada beberapa biji. Itu yang di khawatirkan," ungkapnya.
Rena memaparkan pada proses pembangunan jembatan, terdapat tujuh tahapan pengerjaan jembatan, mulai dari pasang seng, pembuatan drainase, galian di bawah jembatan memerlukan waktu pengerjaan selama dua bulan.
Sedangkan galian tanah, butuh waktu satu bulan. Perkerasan, satu bulan. Pengerjaan aspal, tiga minggu dan struktur jembatan dua bulan. Kemudian finishing atau pekerjaan pengembalian kondisi jembatan, aspal ratakan, trotoar, dua minggu.
(Adi Wirman)


.webp)
