POJOKBOGOR.id – Proyek ambisius pengolahan sampah menjadi listrik (waste to energy/PSEL) milik Kota Bogor akan segera direalisasikan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memastikan pembangunan akan dimulai tahun depan di kawasan Galuga, Kabupaten Bogor, setelah tahap administrasi rampung pada tahun ini.
“Untuk Kota dan Kabupaten Bogor, rencananya menjadi satu area di Galuga. Proses administrasi tahun ini, tahun depan insyaallah masuk ke tahap konstruksi dan penyiapan lahan,” ujar Dedie saat menghadiri rapat di Wisma Danantara, Jakarta, belum lama ini.
Menurut Dedie, proyek ini penting bagi wilayah perkotaan dengan volume sampah yang tinggi.
Ia menekankan perlunya integrasi antara Kota dan Kabupaten Bogor agar pengelolaan sampah berjalan optimal.
“Proyek ini tidak hanya soal energi, tapi juga soal pengelolaan lingkungan yang lebih baik,” katanya.
Dedie hadir bersama sejumlah kepala daerah yang juga berpotensi mengembangkan proyek serupa.
Menariknya, ia datang menggunakan transportasi umum, yakni Commuter Line dan Transjakarta, sebagai bentuk komitmen terhadap transportasi berkelanjutan.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menambahkan bahwa pemerintah pusat akan memberikan subsidi kepada PLN untuk menyerap listrik dari PSEL.
Tarif listrik ditetapkan sebesar 20 sen per kWh, naik dari sebelumnya 13,5 sen per kWh sesuai Perpres No. 35 Tahun 2018.
“Kenaikan tarif terjadi karena biaya pengolahan limbah (tipping fee) tidak lagi dibebankan kepada pemerintah daerah,” jelas Rosan.
Meski konstruksi di Bogor baru dimulai tahun depan, secara nasional program PSEL tahap awal akan segera diimplementasikan di 33 kota di Indonesia pada akhir Oktober ini.
Program ini diyakini membawa lima manfaat utama yaitu menekan emisi karbon hingga 50–80 persen, meningkatkan bauran energi baru terbarukan, menghemat 20 persen penggunaan lahan TPA, menciptakan lapangan kerja hijau, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Semuanya akan dilakukan secara transparan dan terbuka, dengan standar yang sesuai Perpres,” tegas Rosan.



.webp)
