POJOKBOGOR.id Pemkot Bogor berencana memperluas layanan Biskita Transpakuan dengan membuka dua koridor baru pada 2026.
Namun berbeda dari empat koridor Biskita Transpakuan yang saat ini beroperasi, dua rute tambahan tersebut direncanakan berjalan tanpa subsidi pemerintah, sehingga tarifnya akan mengikuti biaya operasional asli.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menjelaskan, bahwa dua koridor non-subsidi Biskita Transpakuan ini masih dalam tahap penjajakan dan menunggu pihak swasta yang bersedia mengelola.
“Kami akan coba dua koridor non-subsidi. Sekarang sedang ditawarkan secara terbuka, apakah ada yang mau ikut berperan serta,” kata Dedie, Kamis 20 November 2025.
Menurut Dedie, Pemkot masih menyusun perhitungan rinci biaya operasional per kilometer sebagai dasar penentuan tarif komersial.
“Kami belum hitung rupiah per kilometernya. Kalau sudah ada, baru bisa kita ajukan. Nanti kita lihat apakah keuangan daerah mencukupi atau tidak,” ujarnya.
Berdasarkan hitungan awal, tarif Biskita Transpakuan tanpa subsidi diperkirakan berada di kisaran Rp 12.000 hingga Rp 14.000 per perjalanan.
Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tarif saat ini yang hanya Rp 4.000 berkat dukungan subsidi pemerintah pusat.
Jika skema non-subsidi diterapkan, nilai tersebut menjadi gambaran biaya riil operasional kendaraan, mulai dari BBM, sopir, perawatan, hingga penyesuaian armada.
Dengan dua koridor baru, total layanan Biskita Transpakuan akan menjadi enam koridor.
Meski demikian, perluasan penuh bergantung pada hasil kajian teknis, termasuk implementasi perda pembatasan angkutan konvensional serta penataan ulang jalur eksisting agar tidak tumpang tindih.
Dedie mengakui, model layanan non-subsidi memiliki tantangan tersendiri.
“Kalau tarifnya terlalu mahal, masyarakat tentu enggan naik. Jadi nanti kita bahas lagi,” ujarnya.
Ia memastikan empat koridor Biskita Transpakuan yang sudah berjalan tetap beroperasi seperti biasa di tengah tekanan anggaran.
“BTS itu uang rakyat yang kembali ke rakyat. Karena masyarakat yang langsung menikmati manfaatnya,” tegasnya.


.webp)
