BOGOR.POJOKSATU.id - Kabar gembira bagi warga Kota Bogor. Pembangunan flyover di Jalan MA Salmun atau kawasan Pasar Anyar Bogor dipastikan akan mulai dikerjakan pada tahun 2027 mendatang.
Kepastian tersebut mengemuka saat Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI meninjau lintasan kereta api di kawasan MA Salmun pada Jumat (12/6/2026).
Proyek flyover yang telah lama dinantikan masyarakat itu akan ditangani langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan.
Pembangunan flyover di kawasan Pasar Anyar dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk mengatasi kemacetan yang selama ini kerap terjadi akibat perlintasan sebidang kereta api di Jalan MA Salmun.
Setiap hari, aktivitas kendaraan di kawasan tersebut sering terhambat ketika palang pintu kereta ditutup. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan antrean panjang kendaraan, tetapi juga berdampak pada mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di sekitar Pasar Anyar.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Menurutnya, kehadiran flyover akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar arus lalu lintas di salah satu titik paling padat di Kota Bogor.
“Pembangunan flyover ini menjadi harapan masyarakat Kota Bogor untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan konektivitas wilayah,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Komisi V DPR RI.
Dengan ditangani langsung oleh pemerintah pusat, proyek ini diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal dan menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur transportasi di Kota Bogor.
Selain memperlancar arus kendaraan, flyover Pasar Anyar juga diproyeksikan meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan menghilangkan perlintasan sebidang antara kendaraan dan kereta api.
Masyarakat kini menaruh harapan besar agar proyek tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata terhadap kelancaran transportasi di Kota Bogor.
Jika pembangunan dimulai pada 2027 sesuai rencana, maka kawasan Pasar Anyar yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan utama di Kota Bogor berpeluang mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun ke depan.***



