POJOKBOGOR.id, Bogor – Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Abdul Kadir Hasbi Alatas, menegaskan pentingnya perbaikan dan modernisasi Pasar Blok F Kebon Kembang untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang serta kenyamanan pengunjung.
Pernyataan ini disampaikan dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan bersama anggota Komisi II lainnya, Achmad Rifki Alaydrus, Syarif Hidayat Sastra, dan Eka Wardhana.
Kegiatan tersebut bertujuan memastikan pelayanan Perumda PPJ Kota Bogor tetap optimal menjelang Tahun Baru.
Salah satu perhatian utama dalam sidak ini adalah pentingnya menjaga area selasar di tengah pasar tetap kosong untuk mempermudah mobilitas pengunjung.
"Kami menyarankan agar pedagang atau elemen lain yang berada di selasar dipindahkan ke kios-kios yang masih kosong, sehingga ruang pasar dapat digunakan secara lebih efisien tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung," ujar Hasbi.
Selain pengaturan ruang, Hasbi juga menyoroti perlunya perbaikan aksesibilitas, terutama dengan menyediakan jalur langsung dari area parkir Masjid Agung ke gedung Pasar Blok F.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendorong lebih banyak kunjungan ke pasar tersebut.
Dalam upaya meningkatkan daya saing Pasar Blok F, Komisi II DPRD Kota Bogor juga mendorong pengelola pasar untuk memaksimalkan promosi melalui digital marketing.
"Kami mencatat pentingnya pengelola pasar memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan Pasar Blok F kepada masyarakat lebih luas. Dengan promosi yang efektif, kunjungan masyarakat ke pasar dapat meningkat, sehingga mendukung perkembangan ekonomi lokal," jelas Hasbi.
Tak hanya itu, pengembangan sumber daya manusia (SDM) pedagang juga menjadi perhatian utama.
Komisi II mengusulkan agar Perumda PPJ Kota Bogor menyediakan pelatihan terkait penggunaan teknologi modern, seperti sistem pembayaran digital, pengelolaan bisnis berbasis aplikasi, hingga pemasaran online.
Hal ini bertujuan agar pedagang dapat bersaing di era digital dan meningkatkan pendapatan mereka.
Hasbi berharap masukan dari Komisi II dapat menjadi dasar perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan Pasar Blok F Kebon Kembang.
"Kami berkomitmen untuk terus mengawal pengelolaan pasar rakyat agar semakin modern, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta pedagang di Kota Bogor," tutupnya.
Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan peran pasar tradisional sebagai pusat ekonomi lokal sekaligus menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi masyarakat Kota Bogor.***



.webp)
